
Penyakit Kawasaki?.. Waspadalah!!!!
Senin, 03 Oktober 2011
Ditulis oleh : def, Dilihat : 271 kali
Kawasaki, bukanlah nama sebuah kendaraan bermotor seperti yang umum kita kenal. Kawasaki merupakan nama sebuah penyakit yang diberikan sesuai dengan nama penemunya. Penyakit Kawasaki ditemukan oleh Dr Tomisaku Kawasaki, warga negara Jepang pada tahun 1967. Saat itu, penyakit Kawasaki dikenal sebagai Mucocutaneous Lymphnode Syndrome.
Di Indonesia, banyak yang belum memahami tentang penyakit berbahaya ini, bahkan di kalangan medis sekalipun. Hal ini menyebabkan, diagnosis seringkali terlambat dengan segala konsekuensinya. Kemunculan dari penyakit Kawasaki seringkali disalah artikan dan terdiagnosis sebagai penyakit campak, alergi obat, infeksi virus bahkan penyakit gondong.
Gejala-gejala yang dapat dijadikan patokan diagnosa penyakit Kawasaki:
• Demam berkepanjangan (> 5 hari) yang tidak stabil
• Mata merah, tanpa belekan
• Ruam kemerahan di badan dengan berbagai bentuk
• Kelainan bibir dan mulut: lidah stroberi, mulut dan bibir merah dan pecah
• Pembengkakan kelenjar limfa di leher (salah satu sisi)
• Kelainan pada tangan dan kaki: bengkak dan kemerahan
• Pengelupasan kulit tangan dan kaki (setelah hari ke 10 terkena)
• Pemeriksaan Lab: Trombosit naik dan dapat mencapai 2.000.000/mm3
Anak aktor John Travolta dan Kelly Preston (Jett Travolta) tewas di usia 16 tahun, karena serangan jantung. Namun sejarah kesehatan Jett mencatat, sejak kecil ia mengidap penyakit Kawasaki. Meski tidak menular, namun penyakit Kawasaki memerlukan perhatian khusus. Jika terlambat didiagnosis, dapat menyerang pembuluh darah jantung dan akhirmya memicu penyakit jantung koroner di usia muda, seperti yang dialami Jett. (sumber: showbiz.vivanews.com)
Sebaiknya anda tahu, penyakit Kawasaki bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, terutama anak-anak usia balita. Waspadalah, sebelum akhirnya terlambat! (berbagai sumber/def)
(foto: internet)







