img_main

Kepedulian Mampu Mengubah Hidup Orang Lain

Senin, 22 November 2010

Ditulis oleh : def,  Dilihat : 732 kali

OPINI: Sebut saja namanya kepedulian. Ia ingin kehadirannya membawa kebahagiaan, harapan, semangat dan membebaskan setiap orang dari segala penderitaan. Kepedulian selalu berteriak, “kawan…lihat disekelilingmu dan bantulah mereka yang membutuhkan pertolongan dalam kelemahannya.” Apakah anda tidak mendengarnya? Apakah anda tidak menyadarinya? Sudah berapa kali anda melewatkannya?

Tahukah anda bahwa kepedulian memberikan kesempatan pada kita, untuk membuat hidup ini lebih berguna? Sebuah kepedulian tidak tergantung pada seberapa besar, kecil atau luasnya ia sanggup dibagikan. Sikap kepedulian adalah suatu panggilan untuk membantu mereka yang lemah, miskin dan tidak bisa diam ketika menyaksikan orang lain menderita.

Di desa Saewe Nias, misalnya. Seorang anak bernama Tukari (2 tahun) menderita gizi buruk. Karena keterbatasan ekonomi dan pengetahuan orangtuanya, tidak ada upaya yang dilakukan untuk kesembuhan. ”Waktu itu, dia lahir sehat dan gemuk. Beratnya sekitar 4 kg, tapi tiba-tiba sakit dan saya tidak tahu apa penyakitnya.” (Melina Zendrato, ibu dari Tukari). Bersama anak-anak yang senasib dengannya, Tukari menjalani perawatan di Balai Pemulihan Gizi dan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang OBI adakan di desanya. Selain itu, pendidikan untuk orangtua pasien tentang pola hidup sehat bagi keluarga juga dilakukan. “Sekarang Tukari sudah sehat, setelah dirawat di OBI. Saya juga jadi tahu bagaimana membuat makanan bergizi untuk anak-anak saya.kami sangat berterima kasih atas kepeduliannya.”

Lain lagi dengan Diah Nurfadilah. Ia adalah salah seorang anak kurang mampu yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program Sekolah Seni OBI (hasil kerjasama OBI, Tupperware dan Ancol Art Academy). Lewat program ini, Diah mengasah bakat seninya dan mengukir prestasi dengan menjadi pemenang lomba lukis di Bidakara On Move. “Nggak nyangka kak, saya bisa menang. Senang rasanya bisa belajar di Sekolah Seni dan bisa menang lomba.” Ujar Diah.

Kisah Tukari dan Diah hanyalah segelintir orang yang hidupnya telah diubahkan karena sebuah kepedulian. Seandainya ‘kepedulian’ itu tidak diberikan, mungkin mereka yang kurang beruntung tidak pernah sampai pada kehidupan yang lebih baik. Ya, sesunggungnya kepedulian; besar atau kecil pasti mampu mengubah hidup orang lain. Sekarang waktunya, jadikan hidup ini lebih berguna dengan mewujudkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.



Artikel Terkait :

* Melangkah Ke lokasi Bencana, Sebuah pilihan untuk menguji komitment
* Bantuan Medis & Logistik Bagi Korban Banjir di Medan
* Pelayanan medis OBI untuk korban Tsunami Mentawai

Kirim Komentarmu

Nickname
Email
Komentar
  • * natassa

    2011-03-25 19:11:45
    Kepedulian = Kasih = Kunci ajaran Tuhan Yesus
  • * andre

    2011-03-09 08:17:56
    asal bisa sampai ke sasaran orang yang berhak menerima tidak ada masalah. so jadikan hidup ini bisa bernilai bagi sesama