JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

FBI Menyelidiki Pembunuhan Tenaga Medis Kristen Di Afghanistan

WEDNESDAY, 11 AUGUST 2010

Total View : 1968 times

Biro Investigasi Federal (FBI) akan menyelidiki kasus pembunuhan terhadap 10 tenaga medis Kristen di Afghanistan.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan dan menuduh bahwa tim medis tersebut melakukan kristenisasi. International Assistance Mission (misi bantuan internasional), lembaga bantuan yang mendukung tim medis di Afghanistan membantah tuduhan tersebut.

"Iman kami telah memotivasi dan menginspirasi kami, namun kami tidak menarik orang untuk masuk Kristen," ujar Direktur IAM, Dirk Frans, pada konferensi pers yang diadakan Senin kemarin. "Kami mematuhi hukum Afghanistan," yang memang mengilegalkan pengajaran di luar Islam.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menyebut pembunuhan tersebut sebagai "tindakan kekerasan yang hina" dan menunjukkan kebrutalan Taliban. Hillary mengatakan bahwa tuduhan konversi itu palsu adanya dan merupakan "upaya transparan untuk membenarkan tindakan yang tidak dapat dibenarkan".

"Melalui pembunuhan ini, Taliban telah menunjukkan kepada kita contoh lain dari kekerasan dan kemana mereka sedang menuju untuk memajukan ideologi mereka," ujar Hillary Clionton. "Mereka yang disebut sebagai ekstrimis berusaha menyebarkan pandangan mereka yang merusak dunia, dan orang-orang Afghanistan bersama dengan mitra mereka termasuk Amerika bertekad untuk menghentikan mereka."

Sementara itu Dirk Frans mengatakan meskipun telah terjadi pembunuhan, pihaknya berencana untuk melanjutkan pekerjaannya di Afghanistan.

Sumber : cbn.com / LEP

Mitra CBN

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * doli

    2011-01-25 01:15:12
    @www.qiblati.com masalahnya siapa yang lebih dahulu mengayunkan pedang? bukankah amerika lebih dahulu diserang dengan penghancuran gedung WTC? Amerika menyerang dengan alasan mempertahankan diri. walaupun tetap aja tidak ada ajaran di Kristen yang membenarkan pembunuhan, semua pihak akan mempertanggungjawabkannya kelak di akhirat, jadi tidak perlu bawa embel-embel agama.
  • * www.Qiblati.Com

    2010-08-21 02:26:46
    Memang sangat disesalkan terjadi pembunuhan,tapi kami sebagai umat muslim slalu dipandang sebelah mata...Ketika orang2 amerika yg beragama kristen membantai ribuan manusia tak berdosa di iraq,afganistan selalu di legalkan dengan mengatakan perang melawan teroris,berapakah jumlah teroris disana 100,seribu atau hanya puluhan orang,apakah itu agama yg kon0n kata pengikutnya sebagai kasih sayang.....Karna hanya pendeta anda mengatakan bahwa islam itu teroris anda juga mengatakan kami teroris,..Bisa saja al-Quran salah dan injil benar,dan bisa saja injil salah dan al-Quran yg benar,bisa saja kedua2nya salah,dan bisa saja kedua2nya benar...Dalam kontek ini kita harus menggunakan pihak yg tdk membela kristen dan islam dalam mengungkapkan kebenaran...
  • * nania

    2010-08-12 02:48:14
    Kenapa mereka tidak menghormati pengikut ISA ALMASIH ? kan Isa Almasih juga nabi mereka. aku jd bingung nich!
  • * Fenny

    2010-08-12 11:17:19
    Setuju dengan komentar dari Hillary Clinton : upaya transparan untuk membenarkan tindakan yang tidak dapat dibenarkan?. Apa yang dilakukan oleh pembunuh2 itu hanya pembenaran atas kesalahan2 fatal yg mereka lakukan.
  • * agustin

    2010-08-11 04:18:43
    tidak usah takut pak Dirk Frans, intimidasi dan label kristenisasi dari orang2 berjenggot celana gantung baju koko, akan terus berlangsung selama dunia ini masih ada, karena ajaran mereka memang demikian, aku heran bukankah TUHAN ITU ESA adanya, kenapa ya kalau tuhannya orang diluar islam itu kok toleran sedangkan tuhannya taliban itu kok sadis dan bengis????????? apa benar sih TUHAN ALLAH yang aku imani itu beda dengan TUHANNYA ORANG TALIBAN? tidak ada satu ayatpun dalam INJIL YANG MENGAJARI ORANG UNTUK SALING MEMBUNUH, JADI KITAB ANDA ITU PERLU DIKAJI APA BENAR DARI TUHAN ALLAH ??????????