Christian Hot News
Pendeta Homoseksual 'Menikah' dengan Pasangannya
Related Articles
TUESDAY, 24 AUGUST 2010
Total View : 3966 times
Seorang pendeta dari gereja Baptis St. John di Devizes, Wilts yang bernama Colin Coward (64) akan memasuki hubungan yang ‘lebih serius’ dengan pacarnya yang bernama Bobby Egbele (25). Hubungan mereka tersebut menyebabkan kegemparan di antara umat Kristen karena pasangan tersebut merencanakan melakukan pemberkatan di gereja setelah upacara.
Coward menolak tetap hidup selibat, salah satu persyaratan dari Gereja Inggris. Coward yang tinggal dengan pacarnya di Marston, dekat Devizes, mengatakan bahwa dia berharap hubungannya ini akan menjadi ‘contoh nyata’ kepada homoseksual yang lain yang ada di dalam gereja.
Katanya, “Tujuan saya yaitu untuk semua orang yang berada di gereja dapat merasa nyaman dengan situasi karena kebanyakan umat Kristen gay yang menikah secara diam-diam. Hal ini pembicaraan tabu tapi gereja sekarang di bawah tekanan yang besar untuk mengubah pendiriannya atau tekanan itu hanya akan semakin besar lagi di masa depan.”
Lalu lanjutnya, “Tentu pemberkatan seperti ini akan terasa sensitif. Saya tahu bahwa ada banyak orang yang melihat dan memandang dengan ngeri. Tapi kami berdua adalah orang Kristen yang sangat berkomitmen jadi tidak terpikirkan oleh saya tidak melakukannya di dalam gereja dan tidak melakukannya tanpa jemaat dan dengan semua teman kami. Saya harap pernikahan saya akan menginspirasi orang lain dan menjadi contoh nyata bagi gereja bahwa kami tidak takut.”
Coward mengetahui bahwa dirinya seorang homo ketika masih remaja dan dia dibaptis menjadi pendeta pada tahun 1978 setelah menyerahkan pekerjaannya sebagai seorang arsitek. Dia secara terbuka mengumumkan status homonya tahun 1991 sebelum masuk dalam perkumpulan gay dan lesbian internasional Changing Attitudes (Perubahan Sikap) tahun 1995.
Coward kemudian bertemu dengan kekasihnya pada tahun 2007 dalam sebuah konferensi Kristen di Togo, Afrika Barat, dan mereka bertunangan tahun lalu. Bobby Egbele, yang merupakan tunangannya, seorang perancang busana, dengan nama panjang Bobby Ikekhuame Egbele, besar di Nigeria dan mendirikan toko pakaian online Bobafrique, dimana dia merancang pakaiannya.
Mereka akan meresmikan hubungan mereka pada tanggal 9 Oktober di kantor registrasi di Devizws sebelum menyelenggarakan kebaktian di St. John the Baptist Church. Bagaimanapun juga, kebaktian tersebut lebih merupakan perkumpulan Eucharist daripada pemberkatan, karena dilarang bagi pasangan homoseksual di sana.
Coward mengatakan, “Gereja-gereja tidak seharusnya memberkati ‘hubungan kemitraan’ seperti memberkati banyak hal lainnya : binatang, bom-bom, peperangan, tentara yang pergi berperang tapi pasangan gay? Tidak. Jadi gereja kami menggunakan kata-kata cermat selama tidak menggunakan kata berkat di dalam hubungan kami berdua.”
Uskup Ramsbury, Rt. Rev Stephen David Conway, yang seharusnya bisa meminta Coward untuk tetap selibat, sebuah permintaan yang akan ditolaknya. Di bawah hukum Gereja Inggris hanya memperbolehkan pasangan yang menikah dan pasangan yang sama jenis kelaminnya tidak bisa diperhitungkan sebagai pernikahan.
Coward mengatakan, “Saya punya keraguan yang besar apakah dia akan meminta saya hal tersebut karena hal itu pertanyaan yang sangat mengganggu, situasi ini sangat lucu dan berantakan. Apa yang diperbolehkan, sebagai pasangan, adalah apa yang telah terjadi dan tentu saja pelayanan pemberkatan tidak dilakukan. Tapi prakteknya, beberapa uskup tentu saja akan memberikan dukungannya ketika mengetahui bahwa mereka sudah tidur dalam satu ranjang.”
Coward mengatakan bahwa Egbele punya visa dua tahun sampai Juli tahun depan. Mereka telah mengajukan ke UK Border Agency menjadi satu keluarga. Hal itu akan memberikan Egbele kesempatan mempunyai tempat tinggal. Dalam empat tahun ke depan, Egbele akan menjadi warga British.
Seorang juru bicara dari Diocese of Salisbury mengkonfirmasikan bahwa mereka memperbolehkan kebaktian tersebut tapi menekankannya sebagai perayaan yang ‘berbeda’. Dia mengatakan, “Kebaktian Eucharistic merayakan ‘pertemanan’ dalam hal ini. Hal ini sangat berbeda dengan perayaan hubungan lainnya.”
Sumber : telegraph/lh3
* charlie
2011-01-12 10:59:12
itulah tanda'' akhir zaman. Akan ada nabi palsu dmanamana. Anak Tuhan tak prlu kuatir. Sdkit demi sdkit. Firman NYA mulai tampak di genapi. Berjagalah dan berdoalah.
* bugsboy
2011-01-11 02:03:15
Kejadian ini salah satu pembuktian lain bahwa kelakuan negatif pemuka agama tidak mengatikan negatif juga ajaran agama yang di anut...Apabila semua pemuka agama bisa menjalankan fungsinya secara hakiki dan sesuai aturan agamanya masing2 maka Indonesia akan menjadi negara yang Hebat seperti masa sebelum kemerdekaan....
* itz me
2010-10-22 02:34:26
wew.. pendeta tapi kenapa berkelakuan seperti itu.. ingat dunkz awal penciptaan langit dan bumi,Tuhan ciptain adam dan memberikan pasangan yg sepadan dg adam yaitu hawa.. ql mank Tuhan membenarkan itu,ga mgkn Dia menciptakan sepasang. jlz" Tuhan memberkati lewat keturunan dan memperbanyak ank manusia d'bumi. jika pria dg pria mn bs m'hslkan keturunan ?? begitu jg dg wanita dg wanita.. pikirkan lah dg bijak dan seksama.. ! GBU
* Ezzy
2010-10-22 11:09:07
Pendeta tapi rupanya tidak belajar Alkitab mungkin? kalau mau hidup secara homoseksual itu pilihan dan Tuhan tidak memaksa, tapi lepaskan gelar Pendeta supaya jemaat tidak ikut-ikutan berdosa...... Tapi Tuhan tidak pernah menutup pintuNya jika mereka mau bertobat..............
* School
2010-09-29 07:14:43
Bagi para pelakunya mungkin cm masalah mereka berkeras kepala membela diri, bahkan bersusah payah mencari ayat kitab suci untuk berdebat, tp saya yakin dlm hati kecil mereka, tau benar ini adalah dosa yg dibenci Tuhan..
Mukjizat Terjadi
-
Tedy Christian adalah seorang ayah yang begitu menyayangi Ergi, anak semata wayangnya. Apa yang meni...more>>
-
Sore itu Yohana, putri bungsu pasangan Iwan Darmawan dan Retno sedang bermain di atap rumah seorang ...more>>
-
Malam itu, Pradjarto dan Titik yang sedang menonton sebuah program di televisi dikagetkan oleh sebua...more>>








COMMENTS
COUNSELLING