JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Image

Article

Pray For

Seorang Pendeta Mengaku Dirinya Mesias

SUNDAY, 05 AUGUST 2007

Total View : 9584 times

Seorang pendeta dari gereja Growing In Grace di South Florida yang mengaku bahwa dirinya adalah mesias, di yakini memiliki pengikut sebanyak seratus ribu jiwa. Jose Luis De Jesús Miranda, 60, seorang bekas penjahat dan pecandu narkoba mengajarkan bahwa tidak ada lagi dosa, iblis telah dihancurkan dan neraka tidak berlaku lagi buat anak-anak Tuhan. "Kita tidak percaya akan dosa, iblis dan neraka," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi CNN.

Berbeda dengan Yesus yang kita percayai yang tidak merasa takut untuk pergi dari daerah satu ke daerah yang lain, De Jesus mempekerjakan sebuah unit pengawal pribadi yang menyertainya ke mana saja. la mengenakkan rompi anti peluru baik ketika berkhotbah di Kolombia, maupun ketika mengendarai mobil BMW-nya dalam perjalanan dari rumah gerejanya di Miami Florida.

Para pengikutnya percaya bahwa mereka diciptakan untuk menikmati Sorga, tidak peduli bagaimana cara mereka di dunia ini.

Berbeda dengan pendapat para hamba-hamba Tuhan yang sedikit pun tidak melihat Yesus hidup dalam kehidupan Jose Luis De Jesus. Sebaliknya, mereka melihatnya sebagai seorang pemimpin sekte sesat yang memanipulasi banyak orang untuk kepentingan pribadi. Rodriguez, seorang pandeta, dari Gereja Sidang Jemaat Allah, mengkritik beberapa pihak dari kalangan karismatik yang mempermudah orang-orang seperti De Jesus. "Pentakosta kadang­-kadang menjadi sebuah kegerakan yang dikontrol oleh keinginan manusia dan bukan Alkitab," jelasnya. "Kemudian, ada beberapa orang yang pada akhirnya me­ngambil keuntungan dari hal ini," tambah Rodriguez.

Rodriguez memperhatikan bahwa banyak dari pengikut sekte ini yang ber­asal dari kalangan Pentakosta. "Ini adalah peringatan yang serius. Kita harus kem­bali mengajar FirmanTuhan dengan keras, termasuk juga bagi gereja Karismatik dan Pentakosta," jelasnya.

Mereka yang terjebak dalarn pe­ngajaran-pengajaran sesat biasanya akan sangat terluka secara emosi. Apalagi ketika mereka kehilangan semua yang mereka miliki. "Gereja harus bertindak cepat dan menghentikannya dengan cepat," jelas Matthew Oglive yang merupakan direktur dari bagian Preministry Study di Univer­sitas Dallas.

 

Para pengikut De Jesus percaya bahwa setiap gereja yang tida percaya bahwa De Jesus adalah anak Allah harus dimusnahkan. Hal yang terbaru adalah ketika para pengikut De Jesus melakukan pawai di pusat kota Miami dan menyerukan bahwa De Jesus adalahYesus Kristus dalam wujud manusia.

Berasal dari Puerto Riko, De Jesus mulai terlibat narkoba sejak usia 14 tahun  dan sempat masuk keluar penjara akibat keterlibatannya dalam berbagai bentuk kejahatan. Sebelum mempromosikan dirinya sendiri sebagai juruselamat dua tahun yang lalu, dia pernah mengatakan bahwa ia adalah seorang ciptaan yang supra na­tural bernama El Otro (sesuatu yang lain). Sebelumnya, ia juga pernah mengaku sebagai jelmaan dari Rasul Paulus.

Bulan Februari, berdasarkan laporan dari Newsweek Magazine, ia juga pernah menyebut dirinya sebagai antikris dan memiliki tato bergambar angka 666 di tangannya. Ia juga berkata bahwa karena dirinya adalah penjelmaan Yesus, maka ia menolak untuk tetap menyembah Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

 

"Tidak perlu dijelaskan lagi bahwa orang ini adalah seorang penyesat. Kita tidak perlu penjelasan lebih lagi untuk hal ini," jelas Rodriguez. "Orang ini adalah David Koresh dalam komunitas Latin," lanjutnya.  

 

De Jesus menceraikan isteri pertamanya karena menolak mempercayai apa yang ia ajarkan, demikian surat kabar The Miami Times. Sementara anak laki-­lakinya Jose Luis Jr, juga telah menolak pengajaran De Jesus

 

Di lain pihak, Terry Jones Salter, salah seorang pendiri dari World Ministries di Forth Myers berduka atas orang ini, yang menurutnya telah dibodohi. Ia berkata bahwa dia berdoa untuk De Jesus dan semua orang yang telah disesatkannya. Salter juga mengkhawatirkan bahwa hal ini akan berdampak luas untuk kekris­tenan secara keseluruhan. Tapi ia juga melihat hal ini sebagai sebuah kesempatan untuk gereja menyatakan apa yang men­jadi kebenaran

"Kita tidak boleh mengabaikan hal ini, tapi dalam waktu yang sama kita harus memperlengkapi jemaat Tuhan dengan kebenaran yang sejati. Kita harus meng­gunakan kejadian ini sebagai pelajaran dan mempergiat kelas-kelas pendalaman Alkitab yang berbicara tentang semua hal yang berhubungan dengan penyesatan. Kebenaran adalah pilihan satu-satunya dalam memerangi kepalsuan," demikian Salter  menegaskan

Sumber : Jennifer LeClaire & Paul Steven - Charisma


CBN renungan mobile

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * Aido

    2011-01-21 09:15:59

    Hleluya...Terpujilah Yesus Kristus. Maka genaplah ucapan Tuhan kita Yesus Kristus tentang kedatangan nabi2 PALSU.

  • * Claudya

    2010-09-11 09:25:38

    JANGAN PERNAH MENGANGGAP BAHWA ORANG TERSEBUT ADALAH JESUS karena didunia kita telah mengetahui bahwa kalau ada dosa tentunya ada neraka oleh karena itu hiduplh didunia menjadi manusia yang takut akan TUHAN akan beroleh hidup yang kekal..I LOVE JESUS

  • * Glory

    2010-09-11 09:04:33

    untuk UMAT yg PERCAYA pada TUHAN YESUS ....!!! jangan kaget ataupun takut sbab masih ada KEBENARAN & KEMENANGAN yg dijanjikan untuk kita , PERCAYALAH pada-NYA supaya IMAN kita makin bertumbuh didalam-NYA......!!!! AMIN ,, HOSANA BAGI RAJA ,, GLORY UNTUK TUHAN YESUS !!!

  • * wahyu

    2010-07-11 04:09:04

    Yesus Kristus tetap satu dari dulu sekarang dan sampai selama-lamanya. Antikristus adalah Ujian bagi iman kita yg harus dipertahankan sampai akhir untuk kemuliaan Tuhan kita. Tapi puji bagi Allah yg menganugerahi kita kemenangan untuk melawannya. haleluya.

  • * Innovator

    2010-06-23 08:56:56

    @Refly : Setuju. Nggak perlu terlalu teologis untuk kasus ini. @Others : Bagaimana reaksi anda seandainya ada komentar yang mendukung aliran semacam Ahmadiyah? Atau macam Lia Eden gitu? Nah, semestinya anda juga bisa memahami reaksi tertentu untuk kasus ini, bukan malah memanfaatkannya untuk melecehkan agama tertentu. Tidak ada agama apapun yang mengajarkan pelecehan dalam bentuk apapun.