Drop.io membiarkan para pengguna menciptakan sebuah "drop" online dimana mereka bisa menaruh file-file media seperti audio, video, atau dokumen-dokumen. Mereka bisa mengkontrolnya bagaimana untuk mengaksesnya (contohnya dengan sebuah password atau sebuah paywall), dipublikasikan melalui sebuah feed RSS, atau bahkan tersedia untuk user lain secara real-time. Para pengguna bahkan bisa menelepon sebuah nomor yang ditugaskan untuk men-drop dan meninggalkan sebuah pesan yang akan muncul secara online sebagai sebuah file mp3. Para pengguna individual bisa mendaftar untuk versi free, tetapi jasa premium Drop.io berkisar dari $10 per tahun dan $100 per bulan, atau lebih tinggi lagi untuk aplikasi-aplikasi tertentu yang digunakan.
Beberapa bulan lalu, Yahoo Mail mulai menggunakan Drop.io untuk membiarkan para pengguna mengirim file-file besar yang lebih dari 100 megabit. Perusahaan Drop.io sekarang memiliki 12 karyawan. Lessin mengatakan Drop.io memiliki jutaan pengguna setiap bulannya, dengan 1% hingga 5% menggunakan jasa berbayar. Pemasukan di tahun 2009 meningkat hingga 5% sejauh ini dari setahun yang lalu, ujar Sam Lessin.
Ide yang ditemukan Sam bersama kawannya adalah pemecahan dari sebuah masalah. Dan dari ide tersebut, mereka tak ragu-ragu untuk merealisasikan ide mereka karena mereka tahu ada pasar tertentu yang akan menggunakan jasa mereka.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”