Kisah Nyata Terlilit Hutang Hingga Ingin Jual Ginjal

SUNDAY, 07 APRIL 2013

Total View : 11672 times


Selama kurang lebih lima tahun, keluarga ini terlilit hutang yang membuat hidup mereka tertekan karena penagih hutang yang terus datang. Sebelum hal itu terjadi, awalnya keluarga Nowfree Maliangkay hidup dalam kebebasan. Meskipun banyak mendapatkan aplikasi kartu kredit, Nowfree tidak pernah mengirimkannya.

“Tapi pada suatu ketika, saya dapat tawaran lagi dan kebetulan yang menawarkan adalah sahabat sendiri dan persyaratannya tidak sulit karena hanya berbekal fotokopi KTP, sudah bisa diajukan.” cerita Nowfree bagaimana dia pertama kali terlibat dengan hutang.

Karena mendapatkan kartu kredit itu, istri Nowfree juga menganggap bahwa itu adalah uang tambahan sehingga bisa dibelanjakan. Kurangnya pengetahuan tentang hal ini dan kurang bijak dalam menggunakan kartu kredit membuat hutang mereka semakin menumpuk.

Tekanan datang dari berbagai pihak, terutama pihak-pihak yang ingin hutangnya dibayar. “Kurang lebih 60 juta total utang kami dan saya sempat drop di situ, karena setahu saya, saya tidak pakai sebanyak itu. Tapi karena bunga, bunga dan waktu yang berjalan itu, tanpa ada jalan keluar dari pihak bank, kita jadinya takut karena ada terror dari pihak bank itu melalui telepon.” Kata Elsye kemudian.

Banyak ancaman yang mereka dapatkan, begitu juga caci maki. “Suatu waktu, saya coba buka pintu dan saya berdiri di depan pagar dan ternyata ada debt collector. Saya mendapat perlakuan yang cukup kasar ya dan itu sempat membuat saya trauma.” Jelas Elsye.

“Buat saya, wajar untuk saya merasa takut gitu. Sampai-sampai saya sendiri ga betah di rumah. Saya pergi pagi, bahkan bukan pagi, subuh dan saya harus pulang tengah malam karena saya menghindari itu. Saya berpikir bahwa kenapa di saat saya mau selesaiin baik-baik, pihak bank tidak terbuka sama saya dan sekarang saya harus ngadepin orang-orang yang ga pernah saya pikirkan. Mereka maen datang dan mereka neken saya, bahkan terror dan ngancem saya.” jelasnya lagi.

Depresi tentu juga dialami Nowfree. Dia tidak pernah menceritakan pada istrinya, namun dia pernah ingin menjual salah satu organ tubuhnya untuk membayar hutang tersebut. Ide ini dia dapatkan saat sedang membaca koran dimana banyak orang yang menjual organ tubuhnya.

Nowfree juga sempat mempertanyakan Tuhan ada dimana, kenapa Dia tidak menolong. Kalau Dia ada, kenapa Dia tidak mengatasi masalah yang ada. Akhirnya Nowfree sadar bahwa dia harus berpaut pada Tuhan. Dia pun menyerahkan masalah yang dia ciptakan sendiri ini dengan melakukan saat teduh keluarga. Berat memang, tapi mereka melakukannya. Istrinya pun memaksa agar mereka punya saat teduh keluarga tersebut.

“Ketika kami sedang berada di dalam tekanan yang berat, kami berpikir bahwa Tuhan tidak ada. Tapi ketika kami tetap terus bertekun, tetap terus berharap sama Tuhan, sekalipun di dalam kekecewaan kami, kami lihat pertolongan Tuhan luar biasa di dalam kehidupan kami dan kami boleh menyelesaikan hutang-hutang kami dengan pihak bank.” Lantas apa yang terjadi?

“Bersyukur karena Tuhan memberikan kami seorang debt collector yang justru memberikan kami jalan keluar bagaimana kami bisa menyelesaikan hutang-hutang kami dengan cara mencicil dan itu kami negosiasikan dengan debt collector.”

“Kami bersyukur bahwa pertolongan Tuhan itu bisa membuat kami mampu sampai hari ini keluar dari masalah hutang.” Jelas Nowfree. “Lewat masalah yang kami lewati kami melihat Tuhan tetap ada dan semua ada di dalam kendalinya Tuhan. Dan secara jasmani kita tidak melihat pertolongan Tuhan tapi percayalah bahwa itu tetap ada di bawah kendalinya Tuhan.” tutup Nowfree yang sekarang sudah terbebas dari jerat hutang yang melilit keluarganya. Minta pada Tuhan, maka Dia akan bebaskan kita dari masalah yang menghimpit.

 

Sumber Kesaksian :

Nowfree dan Elsye Maliangkay

Source : V130402103331


Mitra CBN

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * nicky

    2014-07-30 11:34:07
    saya sangat membutuhkan dana bantuan untuk keluarga saya, saya mau mendonorkan ginjal saya dengan kompensasi yang bisa disepakati bersama..083866933703
  • * Nando

    2014-07-14 14:47:23
    sy nama nando butuh dana mau jual ginjal saya 600 juta
  • * fadli

    2014-07-02 06:03:15
    Saya berdomisili dijakarta..saya mau jual ginjal saya 350jt..saya siap dicek kesehatan..silahkan hubungi saya di 085778485311
  • * aji

    2014-06-21 05:16:53
    Saya 24 tahun, gol darah A mau jual ginjal saya..hargany gak tau berapa..saya jogja..contact : 085643215093
  • * Melissa graham

    2014-03-26 12:15:59
    Hi , Saya mengatakan hal ini karena saya tidak bisa menyimpannya untuk diri saya lagi sekarang bahwa saya lebih baik dan kuat , saya melakukan operasi di India dua bulan lalu setelah seorang teman saya mengarahkan saya ke Pyramid rumah sakit spesialis yang mereka beli ginjal manusia saya tidak percaya padanya sampai saya menghubungi mereka untuk mengkonfirmasi diri saya , saya bahkan tidak percaya mereka pada awalnya karena saya diberitahu untuk mendaftar dengan NKF beberapa jumlah yang saya bahkan tidak memiliki di tangan pada saat itu , Setelah memberikan mereka semua informasi saya di mereka untuk mengetahui seberapa serius saya , mereka memberi saya jaminan membayar saya 500.000,00 dolar yang saya dibayar setengah dari uang itu sebelum aku pergi ke India untuk operasi yang merupakan jumlah total dari $ 500.000,00 dolar setelah saya membayar komisi pendaftaran ke NKF mereka . Saya mengatakan ini karena saya ingin semua orang tahu siapa mereka benar-benar ingin menjadi donor ginjal untuk menghubungi mereka di bawah email. Nama saya Lilian Minton , menghubungi mereka dan Anda akan melihat hasil yang baik dari apa yang Anda inginkan saya tahu apa yang saya bicarakan .pyramidmedicalcenter@gmail.com

"Kunci Sukses"

Inchi demi inchi, permainan demi permainan sampai selesai. Kita berada di neraka sekarang. Kita bisa tinggal di sini sampai kita musnah atau kita bisa mendaki mencari terang, sampai keluar dari neraka ini. Setiap inchi dengan masanya sendiri. Setiap waktu, kita merasa tidak sempurna. Al Pacino dalam film Any Given Sunday