fotoku.jawaban.com | Solusi Life | OBI | Iklan Baris | Video Library | Prayfor | English Article
Register | Login | Forget Pwd

Daily Devotional


- Quotes of the Day -

Damai Sejahtera yang Diberikan Tuhan

Damai sejahtera dari Tuhan tentu mendatangkan kedamaian sejati yang tidak akan pernah diambil dari kita selama kita berpaut pada-Nya. Karena itu, meskipun musuh menghadang, memfitnah, menghantam, damai sejahtera itu tetap akan ada dalam hati kita. Jadi, jangan gelisah ataupun gentar.

"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." (Yohanes 14:27)

Sumber : jawaban.com by lois horiyanti

- Daily Devotional -
View : 11950 times

Gema dari Perbuatan

2 Tawarikh 31 : 20

 "Demikianlah perbuatan Hizkia di seluruh Yehuda. Ia melakukan apa yang baik, apa yang jujur, dan apa yang benar di hadapan Tuhan, Allahnya."

 

 

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmu17; Matiu17; 0amos3-5

 

Perbuatan kita menggemakan hasil yang akan kita terima. Jika kita melakukan perbuatan yang baik, yang jujur, dan apa yang benar di hadapan Tuhan maka kita mendapatkan balasan yang setimpal. Begitu pula sebaliknya. Hizkia, salah satu raja yang memerintah Yehuda pada jaman dahulu pun melakukan hal yang serupa sehingga di ayat 21 dikatakan segala usaha yang dibuatnya berhasil.

Namanya gema, terkadang sampainya tidak saat itu juga. Ambil contoh apa yang dilakukan Abraham. Dia sepenuh hati mengikut Tuhan, sampai-sampai dibilang bapa segala bangsa. Namun, dia tidak pernah merasakan sebagai bapa segala bangsa, bahkan sampai dia meninggal. Yang dia tahu, dia hanya punya satu anak. Tapi pada akhirnya, kita lihat betapa banyak keturunan Abraham sekarang.

Menggemakan apa yang baik, jujur, dan benar tidak selalu kelihatan hasilnya. Jadi, jangan menyerah, bahkan ketika yang kita lihat semuanya buruk semata. Abraham pun harus menunggu sampai uzur baru mendapatkan anak. Yang harus kita lihat adalah hasil akhirnya.

Kita tidak tahu sampai berapa lama kita ada di dunia ini. Namun selama kita ada di dunia ini, bukankah lebih baik jika kita melakukan yang terbaik sehingga kita pun akan mendapatkan hasil yang terbaik juga? Jalannya mungkin berliku, hasilnya mungkin belum dapat kita lihat sekarang, namun kita tahu pasti bahwa semuanya itu akan baik adanya.

 

Saat hidup masih dikandung badan, marilah kita lakukan yang baik, yang jujur, dan yang benar di hadapan Tuhan. Kita akan lihat bagaimana hasil akhirnya yang begitu indah telah disediakan Tuhan.

Sumber : jawaban.com by lois horiyanti

Nickname
Email
Comment

Comment

Andy

2013-07-17 22:34:00
Yg penting utk diingat adlh bhw qta melakukan yg terbaik bukan spy mendapat perkenanan Tuhan, krn Tuhan berkenan kpd qta semata2 krn apa yg telah Yesus selesaikan di kayu salib. Jgn sampai qta mencampuradukkan hukum taurat dgn kasih karunia spt yg t'tulis dlm surat paulus kpd jemaat di Galatia; anggur yg baru tdk dpt dimasukkan ke dlm kantong kulit yg tua krn kantong itu akan koyak dan keduanya terbuang; jk tidak panas dan tdk dingin, ttp suam2 kuku, Tuhan akan memuntahkannya dr mulutNya (ini semua bicara ttg pencampuradukkan hukum taurat dan kasih karunia, bukan ttg perbuatan, krn jika ttg perbuatan, seharusnya suam2 kuku msh lbh baik dr dingin) saat ini qta hidup & berjalan dlm perjanjian yg baru dgn Tuhan, salib Yesus telah membuat perubahan yg permanen. Qta harus sadari betul saat ini siapa qta di mata Tuhan, shg Iblis tdk bs lg menipu & mendakwa qta; qta adlh pribadi2 yg dikasihi Bapa spt Ia mengasihi Yesus, maka dr itu, jika qta melakukan yg terbaik, itu seharusnya sebagai suatu persembahan syukur qta atas kasih karuniaNya yg cuma2, krn qta sdh terlebih dahulu (di)benar(kan), bukan spy qta menjadi benar/berkenan kpd Tuhan. Segala berkat dan kemenangan qta sudah tersedia krn apa yg telah Yesus lakukan, yg perlu qta lakukan adlh percaya dan tinggal di dlm kasih karunia. Namun, jgn qta sesat, Tuhan tdk membiarkan diriNya dipermainkan, apa yg ditabur org akan dituainya jg, hal ini bicara ttg konsekuensi otomatis dr apa yg qta lakukan, bukan hukuman dr Tuhan (jika konsekuensinya buruk), krn firman Tuhan berkata bhw tdk ada lg penghukuman kpd mereka yg berada di dlm Kristus. Sy percaya, smakin qta sadar bhw qta sudah benar (diampuni), semakin qta akan lakukan yg benar (kehendak Tuhan), krn Yesus sendiri berkata: "org yg sedikit diampuni, sedikit pula ia berbuat kasih, ttp org yg banyak diampuni, banyak jg ia berbuat kasih". Kuasa utk mengalahkan dosa ada di dalam kasih karunia, bukan pada tuntutan hukum taurat. Sadari hr ini bahwa qta adlh pribadi2 yg dikasihi Tuhan, terima & tinggal di dlm kasih karunia, jgn lg mengandalkan upaya2 qta sendiri (what we've done), ttp selalu andalkan kasih karunia Tuhan (what Jesus have done). Mari qta miliki iman yg benar, God bless.. :)

leenda

2013-07-17 11:34:55
ajar saya Tuhan untuk slalu spertiMu. Menggemakan hal2 yg baik dan berdampak.AMin

SEA

2013-07-17 11:21:02
AMIN, SAYA PERCAYA PENUH ATAS FIRMAN DAN AYAT INI. TERIMA KASIH TUHAN YESUS.

ashley

2013-07-17 09:50:20
saya mencoba menggemakan apa yang baik, tapi...ditempat kerja saya saya malah terkucil, dibenci dan terbuang...Tuhan tolong kuatkan saya. jika saya berhenti bekerja anak-anak saya tidak dapat makan, tapi pekerjaan ini membuat saya selalu menipu hati nurani...Tuhan kluatkan saya

serve_Him_never_end

2013-07-17 08:49:38
IMO,Abraham bukan bapa segala bangsa,tapi bapa semua orang percaya. Semua orang percaya adalah anak2 Abraham, sekaligus anak2 Allah.GBU all

 1 2 >