fotoku.jawaban.com | Solusi Life | OBI | Iklan Baris | Video Library | Prayfor | English Article
Register | Login | Forget Pwd
Etika Posting

T-REX (JC fresh)

08 November 2008 19:22:59

moe
tubuh-jiwa-roh

konsep ini memang masih menjadi perdebatan

ada yg mengelompokan sbg :

1. tubuh-jiwa-roh
2. tubuh - jiwa/roh

mana yang benar?



Sesuai dengan Alkitab yang benar adalah Roh, Jiwa dan Tubuh.
Orang sering nyebut tubuh duluan karena ia terbiasa fokus pada tubuh dan daging (fisik),
Dan roh tidak sama dengan jiwa.

moe
dalam kejadian 2:7

2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Dalam ayat itu ada sbb

1. Adam [tubuh dari tanah]
2. Nefesh - chayah

Nefesh [nafas, jiwa] - chayah [hayat, hidup, roh] adalah satu kesatuan.

Namun dalam text PL, antara jiwa dan roh ini sering dipakai scr interchangeable

Demikian pula dalam text PB, meskipun scr explisit ada yg memisahkan , namun ada pula yg memakainya sbg interchangeable.

mana yang benar?

Kej 2:7 KJV
And the LORD God formed man of the dust of the ground, and breathed into his nostrils the breath of life; and man became a living soul.
Man
'âdâm
aw-dawm'
ruddy, that is, a human being (an individual or the species, mankind, etc.): - X another, + hypocrite, + common sort, X low, man (mean, of low degree), person.

Living
chay
khah'ee
alive; hence raw (flesh); fresh (plant, water, year), strong; also (as noun, especially in the feminine singular and masculine plural) life (or living thing), whether literally or figuratively: - + age, alive, appetite, (wild) beast, company, congregation, life (-time), live (-ly), living (creature, thing), maintenance, + merry, multitude, + (be) old, quick, raw, running, springing, troop.


Soul
nephesh
neh'-fesh
From H5314; properly a breathing creature, that is, animal or (abstractly) vitality; used very widely in a literal, accommodated or figurative sense (bodily or mental): - any, appetite, beast, body, breath, creature, X dead (-ly), desire, X [dis-] contented, X fish, ghost, + greedy, he, heart (-y), (hath, X jeopardy of) life (X in jeopardy), lust, man, me, mind, mortality, one, own, person, pleasure, (her-, him-, my-, thy-) self, them (your) -selves, + slay, soul, + tablet, they, thing, (X she) will, X would have it.

Saya pernah baca bahwa menurut ahli bhs Ibrani kuno yang dimaksud dengan Soul ini (nephesh) seharusnya roh....
Jadi kalo diterjemahkan ayat tsb menjadi:
Manusia menjadi roh yang hidup dan berbicara.

Mnrt saya bisa dirangkaikan menjadi:
Allah menciptakan tubuh manusia dari debu dan tanah lalu menciptakan roh manusia tersebut (komplit dengan jiwanya) dan menempatkannya pada tubuh yang telah terbentuk tersebut.

Roh dan jiwa memang sering dianggap satu, bahkan dalam terjemahan KJV juga sering dianggap interchangeable
Tapi kalo kita perhatikan dengan teliti sebenarnya roh dan jiwa ini berbeda.

Di PB, 1 Tes 5:21 Alkitab dengan tegas membedakan roh dengan jiwa, dan kalo disebutkan berbeda itu pasti artinya berbeda bukan? Dan dalam PB sendiri terjemahannya yang sering salah yang seharusnya roh diterjemahkan menjadi jiwa.

moe
menurut saya, berdasar kejadian 2:7 tsb diatas, jiwa-roh [nefesh-chayah] padamulanya [sebelum jatuh dosa] adalah satu kesatuan

Pemisahan terjadi saat manusia jatuh dalam dosa.

why?

sebelum jatuh dlaam dosa, manusia bisa bergaul dg Allah face to face.


kalo menurut saya jiwa itu memang merupakan kesatuan dari roh (dalam pengertian jiwa adalah milik roh), tapi tidak terjadi pemisahan antara jiwa dengan roh, karena jiwa itu tidak berwujud.
Yang terpisah itu hanyalah roh manusia dengan roh Allah.
Manusia tetap seperti manusia.
Kalo pada mulanya ia lebih konsen kepada hal yang rohani (roh, jiwa dan tubuh)
Setelah kejatuhannya ia menjadi konsen kepada tubuh atau kepada jiwanya (jiwa tubuh dan roh, atau tubuh jiwa dan roh)


moe
Bagaimana cara mereka bergaul dg Allah?

Pasti secara roh, sebab Allah adalah Roh.

Namun ketika berdosa, maka manusia mati - yaitu terpisahnya manusia dr sumber kehidupan [chayah - hayat, Roh]

maka manusia [roh] terpisah dari hadirah Allah [Roh]

keterpisahan ini apakah menyebabkan roh manusia mati atau hilang atau meninggalkan tubuh [adam]?

tidak

roh tetap berada dalam tubuh manusia,


Setuju Bro, Allah adalah Roh dan barang siapa mau terhubung kepadanya harus dengan rohnya juga bukan dengan jiwa atau tubuhnya.
Ketika berdosa maka manusia mati (secara rohani) yang artinya ia terpisah dengan Allah, karena ia sudah berdosa.
Roh manusia tidak mati atau meninggalkan tubuh Adam karena roh itu kekal dan tidak bisa mati, tapi ia bisa mati secara rohani, ia hanya meninggalkan tubuh disaat tubuh itu binasa.

moe
hanya saja nefesh [jiwa] sebagai alam consciousness tidak sanggup lagi menjangkau teritorial roh ini [uncosciousness, subconscious]

ini adalah bentuk keterpisahan.


saya kurang setuju Bro,
menurut saya yang terpisah itu adalah roh manusia terpisah dari Roh Allah dan ia lebih fokus pada jiwa atau tubuhnya. Hal inilah yang menyebabkan roh manusia akan pergi ke api neraka selama lamanya kalo dosa awal yang mengotori rohnya itu tidak disucikan.

moe
roh ini kembali menjadi hidup - terjangkau ketika seseorang lahir baru.

apa itu lahir baru?

lahir baru adalah tersambungnya kembali tubuh-jiwa-roh : dan penyambungnya adalah Roh Kudus.

Roh Kudus adalah perantara roh, maka dikatakan sbg Roh yang menghidupkan



mnrt saya lahir baru bukan tersambungnya kembali tubuh jiwa dan roh, tapi lahir baru itu adalah lahir kembalinya roh manusia dengan sifat sifat alamiah baru (hidup kekal) dan menjadi ciptaan baru yang sama sekali baru.
Manusia yang lahir baru (ingat manusia adalah roh) menjadi benar (dibenarkan) dan sempurna di mata Tuhan dan layak di hadirat Allah, kebenarannya tidak bisa bertambah atau berkurang.
mungkin baiknya kita buat thread baru tentang lahir baru Bro kesalahmengertiani tentang lahir baru bisa menimbulkan persepsi yang salah ttg keselamatan itu sendiri.

moe
Roh Kudus pulalah yang menjadi perantara kita ke Bapa [Roh}


Ehm.. perantara kita adalah Yesus Bro... hi hi hi
Tapi saya mengerti maksud anda, mungkin yang anda maksud adalah Roh Kudus akan membantu kita ketika kita tidak tau mau berdoa yang benar seperti yang dikatakan di Roma 8:26


moe
Roh Kudus pulalah yg menjadi pertanda Hidup, yaitu hadirnya Roh Kudus itu sndiri yg merupakan representasi hadirat Allah yg Hidup.

Amin

moe
Apakah Roh Kudus memaksa untuk berubah?

Tidak, Ia tidak akan pernah memaksa seseorang untuk berubah.

moe
Roh jelas beruah, sebab ia menjadi hidup. itu adalah perubahan yg sangat2 radikal.

Jelas dong Bro, pada saat lahir baru roh manusia berubah total menjadi ciptaan yang sama sekali baru

moe
Perubahan pada roh ini harus menuntut perubahan pada jiwa juga, sebab padamulanya adalah satu kesatuan.

Roh bersama Roh Kudus harus mengubah bagian jiwa.

Roh Kudus tidak melakukan scr otomatis, sebab Ia adalah Roh penghibur, yg mengingatkan, yg mengajarkan yang menegor...

Roh pasti berubah, sebab ia adalah penurut pada Roh Kudus

Namun sisi jiwa belum tentu demikian, sebab selama ini - seumur hidup manusia, jiwa telah mengambil alih [dominion] hidup atas manusia [carnate]

Jiwa dan tubuh saling terkait erat

Tubuh [kedagingan] telah menjadi alat manifestasi jiwa.

Dengan kata lain, kejiwaan harus berubah seturut dg perubahan roh.

agar tubuh [daging] ini takluk dibawah kendali roh kembali...


Karena yang berubah itu adalah roh manusia (hasil kerja Roh Kudus), manusia juga HARUS mau berubah sesuai dengan Firman Allah. (Roma 12:2) maksudnya tentu bukan Roh Kudus yang mengubah pikiran dan akal budi orang tersebut, tetapi orang itu sendiri yang harus mengubah pikirannya agar menjadi sama seperti dengan apa yang dikatakan Alkitab. Dan ia harus menundukkan tubuhnya dalam keinginan roh agar tidak dipimpin oleh nafsu kedagingannya.

Latest update by T-REX on 08 November 2008 19:22:59

Serenity Calmness (Newbie)

10 November 2008 10:23:26

tian_oc
Lama lama emang asyik juga merombak isi Alkitab ya Very Happy

1. Tuhan bilang di kayu salib, SELESAI !! tapi saya yakin pasti masih ada yang ingin mengubahnya dengan mengatakan :" Selesai bagaimana dulu, bisa aja selesai menghapus dosa masa lalu, tetapi tidak selesai ke depannya karena tergantung manusianya....... dst....." lalu muncul konkordansi Thayer, Strong, BDAG, Liddell, dan lainnya
2. Tuhan bilang kita dimeteraikan dengan sangat tegas sebagai jaminan keselamatan yang adalah semacam uang muka sampai kita memperoleh semua yang dijanjikan. Dikatakan Iblis tidak lagi mempunyai otoritas karena orang yang percaya dimeteraikan, maka kalau begitu mengapa bisa jaminan keselamatan itu lepas. Tapi setelah saya pikir-pikir, memang enak juga memasukkan konsep konsep lainnya supaya matching dengan etika manusia.

Roh Kudus dan Alkitab bicara begini , diolah lagi dengan pemikiran cara begini .
Saya hanya salut aja kok.

Gini aja ya, biar tambah meriah, saya tambahkan lagi listnya, gampang kok cara membatalkan meterai (ini berdasarkan konsep etika manusia):
1. Tuangkan kopi cappucino
2. Robek dengan gunting
3. Ternyata meterainya hasil scanning.
4. Meterainya ternyata harga 3000, padahal yang diminta harga 6000
5. Ternyata meterainya jatuh dari kereta.
6. Meterainya ketiduran...
7. Dan yang membuat meterai dah meninggal ...


Masuk akal ga ya ....? Very Happy

Mungkin supaya masuk akal , bisa ditambahkan konkordansi Thayer, Strong, Bauer Danker, Liddell Scott, dan sebagainya...


Silahkan jawab sendiri ah...., lama lama saya capek juga diputar putar terus...... Very Happy Very Happy Very Happy


JLU ya


Dear Tian yang tersayang dalam Kristus.

Salam damai dan hangat ya

Maka itu diriku berkata :


Roh Kudus menjadi meterai atas orang percaya,
Roh Kudus tidak keluar masuk seseorang,

Roh Kudus bukan hanya jaminannya (down-payment), tapi juga yang menjamin bahwa seseorang akan masuk dalam seluruh kepenuhan keselamatan yang dijanjikan Allah.


Roh Kudus yang menjamin bahwa seseorang akan bisa menerima seluruh kepenuhan keselamatan yang Allah janjikan.

Manusia tidak bisa menjamin dirinya sendiri,
Manusia juga tidak akan bisa berusaha sendiri.

Roh Kudus-lah yang menjamin.
Karena itulah keselamatan adalah kasih karunia.

Salam cinta ya dari Yesus Kristus

Latest update by Serenity Calmness on 10 November 2008 10:23:26

moe (JC Fever)

10 November 2008 11:07:06

T-REX


moe
menurut saya, berdasar kejadian 2:7 tsb diatas, jiwa-roh [nefesh-chayah] padamulanya [sebelum jatuh dosa] adalah satu kesatuan

Pemisahan terjadi saat manusia jatuh dalam dosa.

why?

sebelum jatuh dlaam dosa, manusia bisa bergaul dg Allah face to face.


kalo menurut saya jiwa itu memang merupakan kesatuan dari roh (dalam pengertian jiwa adalah milik roh), tapi tidak terjadi pemisahan antara jiwa dengan roh, karena jiwa itu tidak berwujud.
Yang terpisah itu hanyalah roh manusia dengan roh Allah.
Manusia tetap seperti manusia.
Kalo pada mulanya ia lebih konsen kepada hal yang rohani (roh, jiwa dan tubuh)
Setelah kejatuhannya ia menjadi konsen kepada tubuh atau kepada jiwanya (jiwa tubuh dan roh, atau tubuh jiwa dan roh)

Manusia yang hidup secara roh, maka dia bisa bergaul dg alam roh - entah roh kudis maupun Roh Kudis.

Teritori ini dipisah [mati] thd Roh Allah.

Bandingkan dg penempatan Kerubim di gerbang Timur Eden - Kerubim di Tirai pemisah Ruang Kudus dan Maha Kudus - Tirai yang dikoyak oleh kematian Yesus.

Allah bertahta di Ruang Maha Kudus [perhatikan tempat pertemuan Musa dan Imam Besar dg Tuhan]



moe
hanya saja nefesh [jiwa] sebagai alam consciousness tidak sanggup lagi menjangkau teritorial roh ini [uncosciousness, subconscious]

ini adalah bentuk keterpisahan.


saya kurang setuju Bro,
menurut saya yang terpisah itu adalah roh manusia terpisah dari Roh Allah dan ia lebih fokus pada jiwa atau tubuhnya. Hal inilah yang menyebabkan roh manusia akan pergi ke api neraka selama lamanya kalo dosa awal yang mengotori rohnya itu tidak disucikan.

lha memang demikian ta

kematian ini adalah keterpisahan roh manusia dg Allah yang adalah Roh.

Namun demikian, sanggupkah jiwa [mind, soul, alam sadar ] manusia menjangkau roh nya sendiri?

sanggupkah manusia dalam dalam kondisi mati roh tadi, jiwanya menjangkau roh?

hanya dua hal yang memungkinkan terjadi :

1. karya Roh Kudus
2. karya roh kudis

untuk point 1, hanya dimungkinkah oleh kematian Kristus Yesus, dan menempatkan Roh Kudus disana untuk menjadi perantara yang menghidupkan roh , yang 'menyambung' kembali : jiwa-roh

Latest update by moe on 10 November 2008 11:07:06

T-REX (JC fresh)

10 November 2008 14:54:17

moe
T-REX


moe
menurut saya, berdasar kejadian 2:7 tsb diatas, jiwa-roh [nefesh-chayah] padamulanya [sebelum jatuh dosa] adalah satu kesatuan

Pemisahan terjadi saat manusia jatuh dalam dosa.

why?

sebelum jatuh dlaam dosa, manusia bisa bergaul dg Allah face to face.


kalo menurut saya jiwa itu memang merupakan kesatuan dari roh (dalam pengertian jiwa adalah milik roh), tapi tidak terjadi pemisahan antara jiwa dengan roh, karena jiwa itu tidak berwujud.
Yang terpisah itu hanyalah roh manusia dengan roh Allah.
Manusia tetap seperti manusia.
Kalo pada mulanya ia lebih konsen kepada hal yang rohani (roh, jiwa dan tubuh)
Setelah kejatuhannya ia menjadi konsen kepada tubuh atau kepada jiwanya (jiwa tubuh dan roh, atau tubuh jiwa dan roh)

Manusia yang hidup secara roh, maka dia bisa bergaul dg alam roh - entah roh kudis maupun Roh Kudis.

Teritori ini dipisah [mati] thd Roh Allah.

Bandingkan dg penempatan Kerubim di gerbang Timur Eden - Kerubim di Tirai pemisah Ruang Kudus dan Maha Kudus - Tirai yang dikoyak oleh kematian Yesus.

Allah bertahta di Ruang Maha Kudus [perhatikan tempat pertemuan Musa dan Imam Besar dg Tuhan]



moe
hanya saja nefesh [jiwa] sebagai alam consciousness tidak sanggup lagi menjangkau teritorial roh ini [uncosciousness, subconscious]

ini adalah bentuk keterpisahan.


saya kurang setuju Bro,
menurut saya yang terpisah itu adalah roh manusia terpisah dari Roh Allah dan ia lebih fokus pada jiwa atau tubuhnya. Hal inilah yang menyebabkan roh manusia akan pergi ke api neraka selama lamanya kalo dosa awal yang mengotori rohnya itu tidak disucikan.

lha memang demikian ta

kematian ini adalah keterpisahan roh manusia dg Allah yang adalah Roh.

Namun demikian, sanggupkah jiwa [mind, soul, alam sadar ] manusia menjangkau roh nya sendiri?

sanggupkah manusia dalam dalam kondisi mati roh tadi, jiwanya menjangkau roh?

hanya dua hal yang memungkinkan terjadi :

1. karya Roh Kudus
2. karya roh kudis

untuk point 1, hanya dimungkinkah oleh kematian Kristus Yesus, dan menempatkan Roh Kudus disana untuk menjadi perantara yang menghidupkan roh , yang 'menyambung' kembali : jiwa-roh


menurut saya manusia itu bukan terdiri dari roh, jiwa dan tubuh Bro
tapi manusia itu adalah roh yang memiliki jiwa
jiwa itu adalah pikirannya atau intelektualnya.
ketika manusia mati secara rohani, rohnya tidak terpisah dengan jiwanya, atau seperti yang Bro katakan rohnya tidak terputus dengan jiwanya.
ketika seseorang mati secara rohani roh tersebut menganding dosa dan terpisah dengan Allah yang Kudus, tetapi pikiran atau jiwa nya yah tetap serupa seperti sebelum ia mati dalam roh, hanya saja sekarang tubuh dan jiwa yang menguasai kehidupan orang tersebut, ia lebih dikuasai oleh keinginan jiwa atau tubuhnya

dalam kelahiran baru yang tersambung bukan roh dengan jiwa bro, tapi baiknya saya buat thread baru ah mengenai lahir baru, ntar kita diusir dari thread ini sama bung Hippo karena melenceng terlalu jauh dari topiknya Laughing Laughing Laughing

Latest update by T-REX on 10 November 2008 14:54:17

hippo (JC Palz)

12 November 2008 11:05:51

moe
apakah demkian pengertian meterai tsb?

hidup anak Tuhan itu bagaikan sebuah surat yang dimeteraikan oleh sebuah meterai bernama 'Roh Kudus'

dalam konteks alkitab juga : maka surat yng dimeterai tsb tidak dapat dubah, dibuka, dilihat isinya kecuali oleh sang penulis dan pembaca yg berhak.

kapankah bisa dibaca?

akhir jaman kah?

bila demikian, kapankah hidup anak Tuhan :

1. berubah dan diubahkan?

2. berbuah?

bukankah hidup anak Tuhan itu harus berubah dan berbuah?

bukankah ini perubahan?

bagaimanakah sebuah perubahan terjadi tanpa membuka segel sebuah meterai?

Maaf ya baru respon sekarang soalnya lagi mengerjakan project yang lain......... Very Happy

Kalau melihat postingan moe diatas sepertinya moe mengartikan disegel oleh Roh Kudus itu sama dengan dibekukan. Sehingga tidak bisa berubah dan berbuah. Tentunya disegel tidak sama dengan dibekukan seseorang tetap bisa berubah dan berbuah tetapi di dalam segel itu. Jadi seseorang yang telah disegel dengan Roh Kudus tetap bisa berbuah dan berubah didalam Roh Kudus. Apakah mungkin seseorang melepaskan segel itu ? Pertanyaan ini jawabannya sama dengan pertanyaan Apakah Roh Kudus setelah tinggal dalam diri seseorang dapat keluar lagi ?

moe

yoi....

biasanya, sudah menjadi standar kebiasaan kita untuk teken kontrak tanpa membaca isi kontrak , yg penting aku dapat apa yg aku cari. titik

kita lupa ada term n conditon

kita lupa bahwa kontrak tadi bisa batal bila ada term n condition yang dilanggar

ps:

jujur saja, saya sering bypass term n condition saat install berbagai macam software di laptop saya

yg penting, saya sdh klik : I have read and agrre [accept] the term and condition

Apakah term & condition sehingga seseorang bisa disegel Roh Kudus ?
Ef 1: 13 mengatakan "ketika kamu percaya, [kamu] dimeteraikan dengan Roh Kudus". Jadi ketika seseorang percaya (dengan iman yang hidup) saat itu juga dia dimeteraikan oleh Roh Kudus.

Latest update by hippo on 12 November 2008 11:05:51

hippo (JC Palz)

12 November 2008 11:18:13

gunrider
wahh klo segel menyegel disamain spt surat emang ga bisa diubah lagi isinya..

tapi menurut pengertian gw, segel Roh Kudus itu bukan spt segel surat, penulisan di Efesus bicara ttg status kepemilikan... pd zaman itu seorang budak dicap utk menyatakan status dia... nah, sperti penjelasan Paulus kita udah beralih dari budak dosa ke budak kebenaran... dari hamba iblis ke hamba Tuhan, apa bukti nya?? buktinya adalah Roh Kudus yg telah dimateraikan dlm hidup kita, hingga iblis tidak pnya hak/otoritas lg dalam hidup kita

jadi tidak ada hubungannya dgn jaminan keselamatan.. Roh Kudus adalah materai/segel untuk sbg tanda bahwa kita adalah milik Tuhan... hamba Tuhan, seorang hamba haruslah melakukan perintah2 Tuannya. Apa yg terjadi ketika hamba tsb lalai ato tidak melakukan perintah tuannya?? perumpamaan2 Yesus ttg hamba n tuannya bisa kita temukan jawabannya.....

jadi sekali lg, Roh Kudus adalah bukti /cap kepemilikan bhwa kita milik Tuhan... hidup kita sepenuhnya milik Tuhan, apa yg terjadi nantinya ama kita itu sepenuhnya otoritas Tuhan, entah Dia mengundang kita masuk ke perjamuan anak domba ato melemparkan kita ke dapur api yg menyala2 Very Happy. itu otoritas Dia, bedanya dgn org yg blm percaya adalah hidup mereka ada dibawah kuasa si iblis, iblis lah yg memiliki otoritas dlm hidup mereka... yg udah pasti tempatnya di neraka

Kalau hanya melihat Ef 1:13 mungkin bisa dikatakan demikian akan tetapi jangan lupa ayat 14-nya Roh Kudus itu jaminan kita saat ini di dunia bahwa nantinya kita akan mendapatkan keselamatan (penebusan) kekal.

Jadi selama segelnya masih utuh, yang berarti jaminan dari Tuhan juga masih ada dalam hidup seseorang. Apakah ketika orang itu meninggal Tuhan akan ingkar janji ?

Latest update by hippo on 12 November 2008 11:18:13

hippo (JC Palz)

12 November 2008 11:24:29

T-REX

ehem... ikutan ah
untuk menjawab pertanyaan Moe, saya kira kita harus tahu yang disegel itu dari manusia apanya sih? apa tubuhnya? apa jiwanya? apa rohnya?

kalo roh setahu saya ketika seseorang lahir baru ia sudah berubah sepenuhnya dan nggak bisa berubah lagi (ia sudah menjadi benar dan nggak bisa lebih benar lagi diperbuatnya dan sungguh sungguh sudah menjadi ciptaan baru)

tubuh? nggak bisa dirubah dong tetapi makin lama makin lemah

jiwa? tentu bisa berubah

Menurut saya tidak perlu dicari-caru tentang hal ini karena Efesus 1:13 dan 14 ketika mengatakan subyek yang disegel hanya menggunakan satu kata yakni "kamu", bukan Roh saja, bukan tubuh saja, bukan jiwa saja.

Latest update by hippo on 12 November 2008 11:24:29

T-REX (JC fresh)

12 November 2008 11:47:16

hippo
T-REX

ehem... ikutan ah
untuk menjawab pertanyaan Moe, saya kira kita harus tahu yang disegel itu dari manusia apanya sih? apa tubuhnya? apa jiwanya? apa rohnya?

kalo roh setahu saya ketika seseorang lahir baru ia sudah berubah sepenuhnya dan nggak bisa berubah lagi (ia sudah menjadi benar dan nggak bisa lebih benar lagi diperbuatnya dan sungguh sungguh sudah menjadi ciptaan baru)

tubuh? nggak bisa dirubah dong tetapi makin lama makin lemah

jiwa? tentu bisa berubah

Menurut saya tidak perlu dicari-caru tentang hal ini karena Efesus 1:13 dan 14 ketika mengatakan subyek yang disegel hanya menggunakan satu kata yakni "kamu", bukan Roh saja, bukan tubuh saja, bukan jiwa saja.


wah.......
kalo mnrt saya itu malahan sangat penting untuk menjawab pertanyaan anda Hippo.
fisrt of all
dimanakah tempat tinggal Roh Kudus itu? apakah di tubuh manusia atau hatinya?
apakah hati manusia itu?

Alkitab juga mengatakan dengan teags bahwa kita adalah makhluk roh yang punya jiwa dan tinggal di sebuah tubuh.

setelah tahu hal ini kita akan mengerti yang mana yang telah berubah
yang mana yang tidak bisa berubah
yang mana yang harus kita rubah

Latest update by T-REX on 12 November 2008 11:47:16

hippo (JC Palz)

12 November 2008 13:47:46

T-REX

wah.......
kalo mnrt saya itu malahan sangat penting untuk menjawab pertanyaan anda Hippo.
fisrt of all
dimanakah tempat tinggal Roh Kudus itu? apakah di tubuh manusia atau hatinya?
apakah hati manusia itu?

Alkitab juga mengatakan dengan teags bahwa kita adalah makhluk roh yang punya jiwa dan tinggal di sebuah tubuh.

setelah tahu hal ini kita akan mengerti yang mana yang telah berubah
yang mana yang tidak bisa berubah
yang mana yang harus kita rubah

Untuk membahas hal ini secara khusus saya buatkan topik sendiri ya biar tidak OOT...... Very Happy
EDITED:
Tidak jadi buka topik sendiri deh, saya rasa 2Kor 1:22 dapat melengkapi Ef 1:13-14 karena memiliki isi yang hampir sama.
2Co 1:22 memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Jadi Roh Kudus diberikan dalam hati kita. Apakah hati disini ? Hati bisa diartikan baik itu roh manusia ataupun jiwa manusia. Karena roh dan jiwa manusia dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Karena kalau melihat definisi kata roh (pneuma) dan jiwa (psuche) kedua kata ini memiliki definisi yang tumpang tindih.
Strong:
pneuma
pnyoo'-mah
From G4154; a current of air, that is, breath (blast) or a breeze; by analogy or figuratively a spirit, that is, (human) the rational soul, (by implication) vital principle, mental disposition, etc., or (superhuman) an angel, daemon, or (divine) God, Christ’s spirit, the Holy spirit: - ghost, life, spirit (-ual, -ually), mind.

psuchē
psoo-khay'
From G5594; breath, that is, (by implication) spirit, abstractly or concretely (the animal sentient principle only; thus distinguished on the one hand from G4151, which is the rational and immortal soul; and on the other from G2222, which is mere vitality, even of plants: these terms thus exactly correspond respectively to the Hebrew [H5315], [H7307] and [H2416]: - heart (+ -ily), life, mind, soul, + us, + you.

Bila anda melihat yang dibold diatas definisi psuche (jiwa) dan pneuma (roh) ternyata memiliki banyak kesamaan. Oleh karena itu sebenarnya jiwa dan roh tidak dapat dibedakan secara diskrit.

Jadi Roh Kudus hanya tinggal di jiwa atau roh manusia saja ya.....
Salah kalau mengatakan demikian karena jelas 1Kor 6:19 mengatakan tubuh kita adalah bait (tempat tinggal) Roh Kudus.
1Co 6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

Jadi Roh Kudus tinggal baik dalam hati (jiwa atau roh) dan tubuh manusia. Oleh karena itu seperti yang saya katakan semula tidak perlu dimasalahkan dimana Roh Kudus tinggal.

Latest update by hippo on 12 November 2008 13:47:46

T-REX (JC fresh)

13 November 2008 14:16:23

hippo

Karena roh dan jiwa manusia dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Karena kalau melihat definisi kata roh (pneuma) dan jiwa (psuche) kedua kata ini memiliki definisi yang tumpang tindih.
Strong:
pneuma
pnyoo'-mah
From G4154; a current of air, that is, breath (blast) or a breeze; by analogy or figuratively a spirit, that is, (human) the rational soul, (by implication) vital principle, mental disposition, etc., or (superhuman) an angel, daemon, or (divine) God, Christ’s spirit, the Holy spirit: - ghost, life, spirit (-ual, -ually), mind.

psuchē
psoo-khay'
From G5594; breath, that is, (by implication) spirit, abstractly or concretely (the animal sentient principle only; thus distinguished on the one hand from G4151, which is the rational and immortal soul; and on the other from G2222, which is mere vitality, even of plants: these terms thus exactly correspond respectively to the Hebrew [H5315], [H7307] and [H2416]: - heart (+ -ily), life, mind, soul, + us, + you.

Bila anda melihat yang dibold diatas definisi psuche (jiwa) dan pneuma (roh) ternyata memiliki banyak kesamaan. Oleh karena itu sebenarnya jiwa dan roh tidak dapat dibedakan secara diskrit.


mari kita bahas lebih rinci lagi Bro….

Pertama
1 Tes 5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Disini jelas dikatakan roh, jiwa dan tubuh
Artinya pasti ada perbedaan antara roh dan jiwa dan tubuh.

Kalo antara roh dan jiwa tidak ada perbedaan yang signifikan pasti ditulis roh dan tubuh.
atau
jiwa dan tubuh saja…….


Sekarang mari kita lihat yang ini:

Ibrani 4:12
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum (tubuh); ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Jelas disini dikatakan Firman Allah bisa membedakan roh dan jiwa dan tubuh

Sampai disini kita sepakat bahwa roh dan jiwa berbeda, setuju?


Kedua
Sekarang kita tinjau dulu Firman yang anda berikan, hal ini penting agar kita mengetahui siapakah sebenarnya “kamu” yang dimaksudkan di Efesus 1:13 itu

2 Korintus 1:22
memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Kesimpulan awal pertama, Artinya Roh Kudus tinggal di dalam hati. Bukan di tempat lainnya…..

hippo

jadi Roh Kudus diberikan dalam hati kita. Apakah hati disini ? Hati bisa diartikan baik itu roh manusia


Kesimpulan kedua Hati = roh manusia
(nb: Untuk pembuktian kebenaran bahwa roh adalah hati manusia dengan dasar Firman Allah, akan saya bahas di thread Lahir baru)


Ketiga
Kita sudah tahu ada perbedaan antara roh,jiwa dan tubuh.
Perbedaan antara roh dan jiwa baiknya kita bahas di lahir baru, sementara perbedaan antara roh dan tubuh sangat jelas.

- 2 Korintus 5:1
Karena kami tahu, bahwa jika kemah (pengertian kemah adalah object = milik dari subject) tempat kediaman kita (subjek = pemilik kemah itu) di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.

- 2 Petrus 1:14
Sebab aku (subject yang sebenarnya) tahu, bahwa aku (subject yang sebenarnya) akan segera menanggalkan kemah tubuhku (tubuh = rumah tempat tinggal aku itu)ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.


- 1 Korintus 6:19
Atau tidak tahukah kamu=subject = pemilik tubuh, bahwa tubuhmu (tubuh=object, mu = kamu = subject) adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu (subject= pemilik), Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?


Disini kita mendapat pengertian bahwa kemah itu adalah rumah atau tempat tinggal dari si pemilik, dalam hal ini si pemilik adalah kita
Jadi yang dimaksud kita itu tidak termasuk tubuh. Hanya roh
kalo tubuh binasa (mati). roh akan tetap hidup


kekempat
1 Korintus 3:15
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Dari pengertian yang kita dapat dari ketiga pasal diatas pengertian “kamu” disini adalah roh bukan tubuh.
Jadi Roh Kudus tidak tinggal di dalam tubuh tapi di dalam hati atau roh manusia.
Tubuh bisa binasa tapi roh hidup selamanya.



Sekarang:

Efesus 1:13
Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

Yang dimaksud dengan kamu disini adalah roh bukan tubuh.
Yang dimateraikan oleh Roh Kudus adalah roh manusia bukan tubuh manusia…..

Latest update by T-REX on 13 November 2008 14:16:23