fotoku.jawaban.com | Solusi Life | OBI | Iklan Baris | Video Library | Prayfor | English Article
Register | Login | Forget Pwd
Etika Posting

hanwie (JCer)

26 May 2013 20:19:24

 

saham
apa sih sebenarnya saham itu ?
dan tidak semua orang benar mengerti tentang seluk beluk saham dan juga dengan bursa saham.
saham adalah suatu tanda penyertaan ataupun bisa di sebut bukti kepemilikan seseorang ataupun badan di dalam suatu perusahaan.
wujud sesungguhnya saham adalah selembar kertas yang berisi tentang nama pemilik saham tersebut. namun seiring dengan perkembangan teknologi dan juga untuk mencapai suatu efisiensi maka saham untuk sekarang ini tidak lagi berupa lembaran kertas (warkat) namun lebih berupa sebuah account (nama pemilik) yang tercatat di KSEI (kustodian efek indonesia) melalui perantara sebuah sekuritas ( contoh : mandiri sekuritas, panin sekuritas, BNI sekuritas etc.)dan dapat di perdagangkan di BEI (bursa efek indonesia) sehingga penyelesaian transaksi perdagangan efek semakin cepat, efektif dan efisiens di bandingkan jaman dulu yang masih harus melalui beberapa prosedur seperti pengisian surat dan formulir pemindahan efek tersebut.
Keuntungan dalam berinvestasi pada saham :
1. dividen
dividen adalah suatu keuntungan bagi pemegang saham dimana perusahaan dari penerbit saham tersebut membagikan keuntungan perusahaan yang di hasilkan dari barang/jasa yang di jual dan keuntungan tersebut akan di bagikan sekian persen sesuai dengan rapat umum pemegang saham mayoritas ( pemilik yang memiliki 30% 60% saham)yang di gelar oleh jajaran direksi perusahaan. dividend juga dapat di bagikan dengan berupa saham tambahan bagi pemegang saham dan sesuai dengan ketentuan yang di tentukan juga dari hasil rapat umum pemegang saham mayoritas.
2.capital gain
capital gain yaitu keuntungan yang di hitung dari selisih harga beli saham yang sebelumnya di miliki pemegang saham dengan harga jual sekarang yang tercatat pada Bursa saham pada saat transaksi berjalan. harga beli dan jual terbentuk di karenakan faktor permintaan dan penawaran yang terjadi pada pasar saham. contoh bila anda memiliki saham astra autopart (AUTO) senilai Rp.3000 /lembar sedangkan transaksi hari ini berjalan pada harga Rp.3300 maka bila anda menjual saham yang anda miliki maka saat itu juga anda mendapat gain sebesar Rp.300/lembar.
Apabila anda ingin berinvestasi di bursa saham maka yang perlu Anda lakukan adalah menelah tujuan investasi tersebut, serta harus disiplin dengan investasi plan nya sehingga bisa memaksimalkan keuntunggan dan meminimalkan kerugiaan dalam investasi tersebut.

apa sih sebenarnya saham itu dan tidak semua orang benar mengerti tentang seluk beluk saham dan juga dengan bursa saham.

saham adalah suatu tanda penyertaan ataupun bisa di sebut bukti kepemilikan seseorang ataupun badan di dalam suatu perusahaan.

wujud sesungguhnya saham adalah selembar kertas yang berisi tentang nama pemilik saham tersebut. namun seiring dengan perkembangan teknologi dan juga untuk mencapai suatu efisiensi maka saham untuk sekarang ini tidak lagi berupa lembaran kertas (warkat) namun lebih berupa sebuah account (nama pemilik) yang tercatat di KSEI (kustodian efek indonesia) melalui perantara sebuah sekuritas ( contoh : mandiri sekuritas, panin sekuritas, BNI sekuritas etc.) dan dapat di perdagangkan di BEI (bursa efek indonesia) sehingga penyelesaian transaksi perdagangan efek semakin cepat, efektif dan efisiens di bandingkan jaman dulu yang masih harus melalui beberapa prosedur seperti pengisian surat dan formulir pemindahan efek tersebut.


Keuntungan dalam berinvestasi pada saham :

1. dividen

dividen adalah suatu keuntungan bagi pemegang saham dimana perusahaan dari penerbit saham tersebut membagikan keuntungan perusahaan yang di hasilkan dari barang/jasa yang di jual dan keuntungan tersebut akan di bagikan sekian persen sesuai dengan rapat umum pemegang saham mayoritas ( pemilik yang memiliki 30% 60% saham)yang di gelar oleh jajaran direksi perusahaan. dividend juga dapat di bagikan dengan berupa saham tambahan bagi pemegang saham dan sesuai dengan ketentuan yang di tentukan juga dari hasil rapat umum pemegang saham mayoritas.


2.capital
gain

capital gain yaitu keuntungan yang di hitung dari selisih harga beli saham yang sebelumnya di miliki pemegang saham dengan harga jual sekarang yang tercatat pada Bursa saham pada saat transaksi berjalan. harga beli dan jual terbentuk di karenakan faktor permintaan dan penawaran yang terjadi pada pasar saham. contoh bila anda memiliki saham astra autopart (AUTO) senilai Rp.3000 /lembar sedangkan transaksi hari ini berjalan pada harga Rp.3300 maka bila anda menjual saham yang anda miliki maka saat itu juga anda mendapat gain sebesar Rp.300/lembar.

Apabila anda ingin berinvestasi di bursa saham maka yang perlu Anda lakukan adalah menelah tujuan investasi tersebut, serta harus disiplin dengan investasi plan nya sehingga bisa memaksimalkan keuntunggan dan meminimalkan kerugiaan dalam investasi tersebut.

 

demikian ulasan tersebut dan nanti akan coba saya tuliskan lagi ulasannya yang lebih mendalam. saran dan kritikan serta pertanyaan silahkan di layangkan.. akan saya coba jawab semampu yang saya bisa.

 

Tuhan Yesus memberkati.

 

ps : bukan bermaksud mengajari atau menawarkan.

Latest update by hanwie on 17 January 2014 15:03:07

hanwie (JCer)

10 June 2013 07:24:16

Peter Lynch salah satu manager investasi terbaik di Fideleity Magellan dan mengelola aset  reksa dana dengan dana yang cukup besar. dari tahun 1977 - 1990, dana tersebut di kelola oleh Lynch dengan aset yang bernilai $20 juta. selama 13 tahun Lynch berhasil mengandakan aset tersebut dan mengalahkan kenaikan dari indeks S&P 500. tidak ada seorang manager investasi yang mampu melampui kehebatanya dalam menangani dana kelolaan yang besar dan menghasilkan return yang besar pula. 

"one up on Wall street" Salah satu buku yang cukup terkenal yang di tulis Lynch yang mengajarkan cara untuk berinvestasi saham walaupun anda seorang yang awam dan bermodal kecil dapat melakukannya dengan baik bila mengikuti tips yang di berikannya. buku tersebut layak untuk di baca. berikut kiat -kiat dari Lynch akan saya jabarkan dengan semampu saya.

1. Beli saham yang bisnis perusahan tersebut anda pahami.

Aturan pertama dalam membeli saham adalah anda harus tahu bisnis perusahaan tersebut, dan anda harus memahami bisnis tersebut, bila tidak Lynch menyarankan untuk menjauhi saham tersebut. mungkin Anda lebih memahami bisnis mobil, sehingga Anda bisa memilih saham yang dari sektor industri mobil tersebut. seperti PT. Astra international.tbk (ASII) yang memproduksi mobil merek honda dan toyota serta motor merek honda, atau pun anda lebih tertarik dengan PT. Indo mobil sukses Internasional.tbk yang memproduksi mobil dan motor bermerek suzuki.selain itu Anda bisa mendapatkan ide - ide investasi terbaik yang bisa Anda temukan di sekeliling tempat tinggal Anda, seperti di rumah, di kantor ataupun mall. contohnya mungkin Indomie (ICBP), hampir semua lapisan masyarakat yang ada di negara kita gemar untuk mengkomsumsi mie instant tersebut, dan Indomie (ICBP) juga merupakan market leader dan jual hingga di setiap sudut kota ataupun pedesaan.

 2.Lakukan penelitian lebih dalam Terhadap saham yang telah Anda minati.

Kunci kedua yang harus Anda lakukan adalah lakukan pekerjaan  penelitian terhadap saham yang telah Anda pahami dan minati, untuk mengetahui lebih lanjut kinerja dari pada Perusahan tersebut  dengan membaca Laporan kuartalan / tahunan yang di beritakan perusahaan tersebut, sehingga Anda bisa mengetahui seberapa besar pendapatan yang mampu di capai perusahaan tersebut pertahun dan seberapa besar pula utang yang sedang mereka miliki, apakah perusahaan tersebut sehat dan layak untuk di investasi kan, sehingga Anda tahu potensi dari Perusahaan pilihan Anda.

Lynch juga membagi akan 6 jenis perusahaan.

 - Slow Growers (Bertumbuh lamban)

jenis perusahaan yang pertumbuhanya lambat biasanya adalah perusahaan yang besar dan sudah berumur. dan pertumbahan EPS (earning per share) kurang dari 10%, namun biasanya sering membagikan dividend kepada pemegang saham.

 - Stalwarts (Bertumbuh menengah)

jenis perusahaan yang baru bertumbuh dan akan menjadi lebih besar dari yang sekarang, pertumbuhan EPS(earning per share) biasanya berkisar antara 10%- 20% dan Anda bisa menerima 30% - 50% bila Anda membeli saham tersebut di harga murah.

 - Fast Growers (Bertumbuh cepat)

Jenis perusahaan kecil yang baru bertumbuh dan cukup aggresisive dalam memperbesar ataupun ekspansi usaha bisnis perusahaan tesebut, pertumbuhan EPS(earning per share)  di atas 20% dan Lynch sangat menyukai perusahaan jenis ini, namun terkandung resiko yang besar dalam investasi perusahaan tersebut bila perusahaan tersebut gagal dalam proses pertumbuhannya.

 - Cyclicals (Bertumbuh Musiman)

jenis perusahaan yang pertumbuhan keuntungan perusahaan tersebut tergantung dengan kondisi ekonomi dan lebih bersifat musiman, seperti sektor industri penerbangan dan industri pariwisata. biasanya pertumbuhan EPS(earning per share) naik turun dan cenderung tidak stabil, menurut Lynch untuk investasi ke dalam jenis perusahaan tersebut di perlukan kelebihan kita untuk mendeteksi tanda awal dari musim pertumbuhan keuntungan perusahaan itu, TIming is a key, dan tidak layak untuk investasi jangka lama saham tersebut.

 - Turnarounds (Berubah arah)

jenis perusahaan yang hampir bangkrut dan sedang mengalami kesulitan, namun ada kemungkinan berbalik arah dan bertumbuh kembali perusahaan tersebut, contoh yang bisa kita lihat yaitu PT.Astra International  pada tahun 1997 - 1998 kondisi krisis ekonomi melanda dan harga saham berjatuhan, ASII di perdagangkan di harga Rp.200, namun setelah melewati krismon ASII naik hingga Rp.70.000 di tahun 2012.

- Asset Plays (Aset Terpendam)

jenis perusahaan yang sangat bernilai, namun tidak terdeteksi oleh para analis di Bursa saham, sehingga masih di perdagangkan dengan harga yang sangat murah di Bursa. menurut Lynch untuk menemukan jenis tersebut di perlukan pengetahuan yang mendalam tentang perusahaan tersebut dan perlunya kesabaran bila telah menginvestasikan dana Anda pada perusahaan tersebut.

3. Investasikan karena Nilai perusahaan tersebut bukan harga sahamnya.

Menurut Lynch, beli perusahaan tersebut karena Fundamental dari perusahaan tersebut bukan fokus pada harga yang ada di pasar. LYnch percaya bahwa tidak ada orang yang bisa memprediksi pasar namun Lynch sangat suka untuk membeli perusahaan yang besar namun masih di nilai rendah atau kurang di hargai. beberapa poin yang harus Anda cermati :

- Percent of Sales

Jika anda tertarik akan sebuah perusahaan yang memproduksi hanya suatu produk tertentu, maka Anda harus mengetahui besaran persentase penjualan perusahaan tersebut. hal tersebut akan mencermikan keberhasilan produk yang mereka jual.

- Laba pertahun yang konsisten

Carilah perusahaan yang labanya konsisten pertumbuhannya dari tahun ke tahun, maka dalam jangka panjang, pertumbuhan harga saham akan mengikuti besaran kenaikan laba perusahaan tersebut.

 - The P/E Ratio (PER)

Cermati P/E ratio perusahaan, karena itu bisa merefleksikan tingkat pendapatan investasi anda pada perusahaan tersebut. dan ingatlah perusahaaan Slow growers akan memiliki PER yang lebih kecil di bandingkan dengan perusahaan Fast Growers, namun Lynch juga menghindari PER  yang terlampau tinggi, dan menganjurkan untuk membandingkan PER dengan perusahaan sejenis. apakah saham tersebut murahan, sangat bernilai atau terlampau mahal untuk di beli, di bandingkan pertumbuhan dan kinerja perusahaan tersebut.

 - The Cash Position

Lynch menganjurkan untuk mencari cash position yang besar,  dengan kas yang besar menunjukan stabilitas keuangan perusahaan tersebut dan dapat dilihat nilai tersebut di Laporan keuangan bagian neraca (balance sheet).

 - Hutang (DER / deb to equity ratio)

Lynch menyarankan untuk mencermati juga posisi hutang perusahaan tersebut. Menurut Lynch, perusahaan dengan komposisi hutang yang wajar adalah  25% dan ekuitas 75% (DER = 25/75 = 0.33). semakin kecil DER semakin bagus perusahaan tersebut.

 - Dividends

Di sarankan untuk memiliki perusahaan yang mampu memberikan dividen secara teratur.

 - Nilai buku (Book Value = BV)

Nilai buku memiliki hubungan dengan nilai dari perusahaan tersebut yang berhubungan dengan ekuitas perusahaan dan menjauhi book value yang terlampau tinggi.

 - Inventory

Inventory itu juga harus di cermati, pertumbuhan akan inventory harus di barengi dengan pertumbuhan penjualan perusahaan tersebut, bila nilai penjualanya tidak bertumbuh tetapi inventorya bertumbuh lebih besar dari penjualan, itu pertanda buruk, bisa di pastikan bahwa barang yang di produksi tersebut tidak laku di pasar.

 4. Ignoring Mr. Market

atau bisa di artikan Abaikan gejolak bursa Saham. dan ini merupakan tips terakhir dari Lynch bahwa Anda harus berinvestasi untuk jangka panjang,  Lynch  dengan filosofinya : "Ketika datang ke pasar, keterampilan yang paling penting di sini adalah tidak mendengarkan, tetapi mendengkur (mengabaikan). dan jangan percaya dengan insting  Anda, melainkan untuk tetap mendisiplinkan diri untuk mengabaikan gejolak bursa atau nasehat oranglain . tetap fokus pada saham Anda selama belum ada perubahaan pada perusahaan tersebut.

 Lynch sangat yakin investor awam bisa mengalahkan para profesional yang bekerja di sekuritas. dan sangat menganjurkan hanya berinvestasi pada perusahaan yang Anda pahami dan melakukan penelitian lebih dalam terhadap perusahaan tersebut bila menemukan perusahaan dengan fundamental yang kuat dengan harga yang wajar. jika Anda memiliki investasi pada perusahaan yang bagus maka akan meningkatkan investasi Anda, bila investasi Anda pada perusahaan yang buruk maka investasi Anda akan mendapatkan kerugian juga.

Latest update by hanwie on 17 January 2014 15:04:41

DwiKezia (JC fresh)

25 September 2013 11:03:16

Info menarik. Agak riskan juga main saham. Menurut saya lebih aman kalo punya uang buat investasi di beli rumah atau tanah saja. Atau di masukkan deposito saja atau beli Emas. Atau di invest buat tabungan pensiun. Regards.

Latest update by DwiKezia on 25 September 2013 11:03:16

Lois Butterfly (Moderator)

10 October 2013 09:14:36

wow, penjelasan yang cukup detail tentang saham, terima kasih yaaa

Latest update by Lois Butterfly on 10 October 2013 09:14:36

moti (Newbie)

12 November 2013 11:47:36

wah ternyata ada yang bahas tentang saham juga disini,mantap..ayo dilanjut dong bro hanwei

 

@DwiKezia kalau main saham memang beresiko sis,moso duit dimain mainin sih,hehehe tapi kalau untuk investasi saham peluangnya masih sangat besar,tanpa bermaksud mengesampingkan instrumen investasi yang lain.

 

Sebenarnya semua jenis produk investasi itu memiliki resiko. Saya coba ikut sumbang pendapat ya,mohon maaf sebelumnya karena tidak ada pengalaman menulis apabila ada salah salah kata mohon maklum dan koreksinya

Tabungan Bank

Strength : termasuk aman ada jaminan LPS/ Pemerintah

Weakness :

1) bunga tabungan bikin nangis,ambil contoh B*A dengan produk gold dan silvernya,bunga bank hitungan per tahun tetapi administrasi tabungannya dikenakan 12.000/bulan.

2) yang pasti termakan oleh inflasi

3) bank memiliki risiko bangkrut seperti B*A thun 1997-1998

Sifat Investasi : Likuid

dengan mempertimbangkan risiko produk maka disarankan Tabungan hanya untuk very short term investment tool

 

Deposito Bank

Strenght: tingkat imbal hasil lebih menarik daripada bunga tabungan + ada jaminan LPS (dengan nominal hingga 2 Milyar)

Weakness: 

1) tingkat imbal hasil beberapa saat bisa melebihi inflasi tapi kadang kadang bisa dibawah inflasi

2) bank memiliki risiko bangkrut

3) untuk deposito di bank swasta tentu mempunyai syarat minimum nominal simpanan yang cukup besar, produk deposito BPR mempunyai syarat minimum nominal simpanan yang lebih terjangkau. 

Sifat Investasi: Likuid

Dibandingkan dengan Tabungan,apabila memiliki dana saya pribadi menyarankan lebih baik menyimpan di deposito dengan tingkat waktu short term investment tool

 

Emas

Strenght :

1) produk investasi yang sempat booming di tahun 2008 - 2009

2) sudah dikenal sangat lama,salah satu tool investasi yang sudah memiliki brand image dari sejak jaman opa oma kita dan cukup populer dibudaya kita

3) modal untuk investasi emas cukup terjangkau dan informasi tentang harga jual beli emas bisa didapatkan cukup mudah

4) nilai emas dikabarkan meningkat mengikuti nilai inflasi

Weakness: 

1) penyimpanan yang tidak mudah

2) tahukah bahwa sebenarnya emas itu bersifat melindungi kekayaan (hedge) dan bukan tool untuk menambah kekayaan? 

Sifat Investasi : cukup likuid

menurut saya investasi emas sangat cocok untuk melindungi kekayaan dan bukan untuk menambah kekayaan kecuali kita melakukan jual beli emas atau kita sudah memiliki emas dari tahun 1990 dan di jual pada tahun 2009,tetapi coba membayangkan apabila kita membeli emas di tahun 2010 - 2011 lalu bandingkan dengan kondisi harga sekarang,apakah bijak untuk menaruh semua dana kita di instrumen emas?

 

Obligasi Negara (SUN) /Obligasi Perusahaan

Strength:

1) instrumen yang cukup favorit sebagai pilihan perusahaan perusahaan investasi maupun investor lokal maupun internasional

2) memiliki return bunga tetap yang umumnya lebih tinggi daripada tabungan dan deposito

3) memiliki potensi capital gain

Weakness:

1) tingkat risk reward sangat tergantung kepada kondisi negara / perusahaan tersebut di mata pemberi dana

Sifat investasi : cukup likuid

Pengetahuan saya mengenai instrumen obligasi ini sangat minim jadi saya tidak bisa mengupas terlalu detil,tapi entah kenapa saya lebih suka menaruh di deposito terkesan lebih bebas ribet, tetapi apabila kita mengerti tentu merupakan sebuah peluang investasi yang baik

 

Saham: rasanya sudah dijelaskan dengan baik dari bro hanwie

 

Sekian dulu, mungkin di posting saya berikutnya akan coba memberi pendapat pribadi saya untuk instrumen investasi Tanah,Rumah,Ruko,Apartemen

Keep posting bro hanwie,mau belajar juga dari bro hanwie nih  

Tuhan berkati

“Risk comes from not knowing what you’re doing” – Warren Buffet.

 


Latest update by moti on 12 November 2013 12:11:27

DwiKezia (JC fresh)

13 November 2013 03:36:03

@moti: penjelasannya lengkap sekali sepakat memang semua bentuk investasi pasti ada kelemahannya. Regards.

Latest update by DwiKezia on 13 November 2013 03:36:03

Lois Butterfly (Moderator)

13 November 2013 09:55:08

wah makasih ya atas semua penjelasannya...

tapi saya bingung juga nih, klo uang kita sedikit, apa yang harus dilakukan ya?

beli saham kan harus modal gede

klo deposito skrg minimal brp ya?

Latest update by Lois Butterfly on 13 November 2013 09:55:08

DwiKezia (JC fresh)

14 November 2013 04:22:58

@Lois kalau saya tahunya BNI Depositonya minimal 10 juta jangka waktu dari 1 bulan sampai 24 bulan. Kalau yang 12 bulan bunganya 6 %.

Latest update by DwiKezia on 14 November 2013 04:22:58

Lois Butterfly (Moderator)

15 November 2013 13:13:58

DwiKezia
@Lois kalau saya tahunya BNI Depositonya minimal 10 juta jangka waktu dari 1 bulan sampai 24 bulan. Kalau yang 12 bulan bunganya 6 %.

oh gitu, ok ok, thx utk penjelasannya ^^

Latest update by Lois Butterfly on 15 November 2013 13:13:58

hanwie (JCer)

11 January 2014 02:41:42

@lois

follow ur heart..

hehehehe

lebih dominan maonya inves kemana gitu..... lalu pelajari akan hal itu..

gitu lebih afdol.... 

Latest update by hanwie on 11 January 2014 02:41:42

Lois Butterfly (Moderator)

13 January 2014 09:46:17

hanwie

@lois

follow ur heart..

hehehehe

lebih dominan maonya inves kemana gitu..... lalu pelajari akan hal itu..

gitu lebih afdol.... 

sebenernya saya suka banget dengan investasi tanah / bangunan, cuma ya itu modalnya terbatas bro, hehehehehhe

kalau saham, saya kurang mengerti seluk beluknya meski udah dijelasin di atas dan lagian modalnya juga gede

kalau emas, saya susah nyimpennya..hhehehehhe

kalau deposito yang masih memungkinkan atau mungkin reksadana ya (cuma kalau deposito ya bunganya lebih tinggi dikit doang dari tabungan ya dan aku kurang tahu soal reksadana juga)

nah, jadi bingung kan mau invest dimana?

Latest update by Lois Butterfly on 13 January 2014 09:46:17