“Akankah aku meninggal seperti kedua adikku?”, pikir Indarti, setiap mengenang kematian kedua adiknya yang disebabkan kanker. Pendapatan yang rendah, membuat Indarti hanya berobat ke dukun. Segala usaha telah dilakukan, namun kesembuhan belum kunjung datang. Hingga pada akhirnya, suami Indarti membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa. Namun dokter cukup kuatir akan apa yang dia lihat.
“Ini sudah jelas kanker payudara stadium 2, jadi memang ini harus dipersiapkan untuk operasi, “ujar Yokhanan-suami Indarti, menjelaskan riwayat pemeriksaan kesehatan istrinya secara medis. Kegelisahan tersebut membawa Pak Yokhanan menonton program TV CBN.
“’Ada orang sakit, sembuh. Ada orang sakit sembuh,’ itu yang dikatakan suami kepada saya. Akhirnya belakangan itu, ada pendeta yang berdoa,“ kata Indarti pula. Indarti pun berdoa bersama host Solusi dan bersama-sama mendoakan kesembuhan dalam dirinya.
3 minggu kemudian, saat Indarti menuju tempatnya berjualan, Indarti merasakan sesuatu terjadi. “Kenapa basah?”, ujar Indarti terheran dan kembali ke rumahnya untuk berganti baju. Ternyata bukannya kering, malah keluar darah dan nanah dari payudaranya.
Hanya dalam beberapa waktu, luka pada payudaranya pun mengering dan rasa sakitnya sudah hilang. Suami Indarti pun percaya bahwa kesembuhan yang dialami Indarti adalah karena kuasa doa yang mereka panjatkan bersama host Solusi.
“Saya ingin mengucap syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada CBN yang telah mendoakan kami sekeluarga. Sehingga kami hidup damai sukacita sekeluarga.”
Anda tidak akan pernah tahu, kapan Anda akan menerima mukjizat yang Anda nanti-nantikan dan doakan. Jadi, selama masih ada waktu tetaplah berdoa kepada Tuhan. CBN bersama seluruh program TV yang diproduksinya dapat menjadi alat dimana Tuhan bekerja mengerjakan kuasanya. Anda ingin bersama-sama dengan kami menciptakan kesempatan bagi Tuhan bekerja? Jadilah Mitra CBN dengan mengisi Lembar Komitmen Mitra CBN di bawah.