Berkat Rollercoaster, Nyawa Emma Selamat Dari Tumor Otak

Serba-Serbi Sehat / 11 June 2012

Berkat Rollercoaster, Nyawa Emma Selamat Dari Tumor Otak
Budhi Marpaung Official Writer
8098

Emma Basset tidak pernah menyangka jika pada usia 12 tahun dirinya telah didignosis dokter mengidap penyakit yang sangat berat. Sakit kepala parah yang dialami selama kurang lebih 6 tahun ternyata adalah karena adanya tumor yang berkembang di otaknya.

Pada saat diperiksa, dokter mengatakan kepada orangtua Emma bahwa hidup buah hatinya tersebut hanya tinggal beberapa jam saja. Namun di luar dugaan, hasil vonis dokter yang memeriksanya ini ternyata meleset.

Cairan yang menumpuk di otak dikarenakan tumbuhnya tumor secara menakjubkan berhasil dialirkan. Rollercoaster yang dimainkan oleh Emma dan teman-temannya beberapa hari sebelum bertemu dokter diketahui merupakan resep sukses membuat itu tersingkir.

Oleh karena hal tersebut, Emma pun diizinkan menjalani operasi. Singkat kisah, tindakan medis itu berjalan baik.

Akan tetapi, ini bukanlah akhir dari perjuangan Emma untuk sembuh dari tumor otak. Selama kurang lebih 8 tahun, gadis yang berdomisili di Inggris tersebut harus mengikuti sejumlah treatment yang dianjurkan oleh dokter.

"Saya memiliki begitu banyak hidroterapi, fisioterapi, dan terapi wicara yang memampukan saya sampai hari ini. Para dokter berpikir saya mungkin bisa membuat sedikit perbaikan setelah operasi, tetapi mereka tidak menyangka jika saya bisa sampai kepada keadaan saya seperti yang ada sekarang ini” ujarnya.

Hasil pemeriksaan terakhir Emma menunjukkan bahwa tidak ada lagi tanda-tanda tumor di dalam tubuhnya. Satu-satunya sisa pengobatan tumor adalah sedikit kelumpuhan pada sisi kiri wajahnya.

Baca juga : 

Pesan Untuk Hidup Positif Bergema di Konser The Messenger

JCers Juni, Met Bergabung di Sini

Mobil Dinas PNS Ditarik Jika Pakai BBM Bersubsidi

Sumber : dailymail.co.uk / budhianto marpaung
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?