Benarkah Cinta Dapat Buat Orang Menjadi Gila?

Psikologi / 1 February 2012

Benarkah Cinta Dapat Buat Orang Menjadi Gila?
Budhi Marpaung Official Writer
9074

Sejumlah hasil penelitian secara psikologis mengungkapkan bahwa cinta itu memiliki kekuatan yang maha dahsyat bagi manusia. Namun, tak sedikit juga orang yang meragukannya. Benarkah cinta dapat membuat seseorang menjadi gila (dalam arti sebenarnya)?

Seorang pakar Psikologi bernama Robert Steinberg meneliti cinta antara dua manusia. Dari hasil penelitiannya, ia menyimpulkan bahwa cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap manusia. Dari kisah inilah akhirnya manusia merefleksikan perilaku kepribadian, minat, dan perasaan terhadap suatu hubungan. Kekuatan cinta sama dengan kekuatan sebuah kisah yang dijalani oleh dua manusia.

Steinberg mengenalkan sebuah teori cinta yang ia sebut “Segitiga Cinta”. Menurutnya, di dalam cinta biasanya terkandung tiga komponen, yakni gairah (passion), keintiman (intimacy), dan komitmen (Commitment).

Secara singkat tentang ketiga hal diatas adalah sebagai berikut:

  • Gairah adalah bagian dari fisik cinta. Gairah inilah yang memunculkan semangat dan berani. Bahkan kadang mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal nekad di luar kebiasaan.
  • Keintiman adalah isi dari cinta itu sendiri, yaitu dari cinta akan timbul suatu keintiman, kedekatan, dan rasa membutuhkan orang yang dicintainya.
  • Sedangkan komitmen menjadi pengikat akan cinta tersebut. Setelah dua orang saling mengetahui cintanya masing-masing, kemudian mereka akan membuat suatu kesepakatan akan hubungan mereka.

Steinberg mengatakan bahwa kombinasi dari komponen itu mempunyai tingkatan yang berbeda pada setiap pasangan yang sedang jatuh cinta. Jika bisa mengombinasikan ketiga itu dengan baik maka cinta akan menghasilkan kekuatan untuk mencapai kebahagiaan bersama. Kekuatan cinta bukan tidak mungkin dapat dirasakan lebih kuat.

Bila merujuk kepada penjelasan diatas maka saat cinta tidak berjalan dengan baik atau bahkan malah menjadi buruk, hal yang tidak baik terjadi dalam diri orang tersebut baik secara psikis/fisik.

Keadaan gila yang biasanya dialami oleh seseorang yang patah hati merupakan kondisi ekstrim dimana orang tersebut tidak dapat mengatasi pengaruh tak mengenakkan dari cinta.

Oleh sebab itu, berhati-hatilah dengan yang namanya cinta. Jangan mengingininya jika belum siap melakukannya. Kalaupun sudah siap, jangan lupa bawa serta Tuhan di dalam hubungan cinta yang Anda jalani dengan seseorang karena DIA yang akan menuntun Anda memahami tentang cinta.

Sumber : berbagai sumber/bm
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?