Emosi yang dialami wanita selama masa kehamilan bagaikan menaiki wahana rollercoaster yang liar.
Semenit Anda bisa merasa bahagia, dan menit berikutnya Anda bisa merasa down. Anda mungkin menemukan bagaimana Anda menangis ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang Anda inginkan, lalu tiba-tiba Anda dapat mengatasi hal itu karena mengkuatirkan kondisi bayi Anda dan juga kehamilan Anda.
Bahkan dengan semua perasaan emosi yang kacau balau, Anda perlu tahu bahwa kebanyakan wanita hamil mengalami perasaan yang sama. Naik turunnya emosi selama masa kehamilan disebabkan sebagian perubahan hormonal dan ketidakseimbangan, yang akan terus mengikuti Anda selama beberapa minggu bahkan bulan setelah kelahiran bayi Anda.
Alasa lain terjadinya perubahan emosi yang Anda alami adalah kenyataan bahwa Anda sedang melangalami peristiwa yang mengubah hidup Anda... penantian akan kelahiran yang akan datang dari bayi Anda. Bagaimanapun juga, bukalah hati Anda. Kehidupan akan kembali tenang, dan Anda akan merasa lebih normal dalam beberapa bulan.
Jika Anda selalu merasa gugup atau tak mampu mengendalikan emosi, konsultasikan hal itu kepada dokter Anda.
Sumber : saidaonlineIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”