-
Kreatif Atasi Stres Dilingkungan Kerja
Sebagian besar waktu produktif seseorang dihabiska...more>> -
Usir Bad Mood Dengan Air Putih
Bagi Anda yang suka mengalami bad mood (mood jelek...more>> -
Mengenal Lebih Dekat Gangguan Bipolar (Bagian 1)
Gangguan Bipolar atau dalam dunia medis internasio...more>> -
Pertolongan Pertama Saat Hendak Marah
Bagi Anda yang mudah sekali marah, ini ada cara ya...more>>
PSIKOLOGI

Related Articles
Terapi Menulis
TUESDAY, 26 JANUARY 2010
Total View : 3161 times
Kita sering lalai menghayati batapa manusia adalah makhluk yang butuh bercerita. Bercerita dan didengar adalah kebutuhan manusia yang sangat primal. Menulis umum kita lakukan ketika merasa tidak ada yang mendengarkan, atau cerita kita terlalu pribadi. Dengan kata lain untuk katarsis. Tujuan utama tulisan katarsis adalah mengeluarkan. Makin lama semakin melegakan.
Menulis terjadi pada saat seseorang dalam kondisi depresif. Kita merasa sedih ketika sebuah pengalaman menyenangkan berakhir, sehingga terdorong untuk memperpanjang sensasi bahagia tersebut dengan menulis.
Ketika sedih, kita mencoba mencari penjelasan untuk mengurangi rasa sedih tersebut. Kita menulis untuk menjelaskan pada diri kita.
Menulis melibatkan keaktifan seseorang dalam menerjemahkan pengalaman emosi mereka dari pengalaman langsung (melihat, mendengar) menjadi simbolik (bahasa, kata) dan merupakan proses mental analisis.
Mungkin Anda tidak menyadari bahwa pada saat Anda menulis, berarti Anda sedang melakukan terapi. Yang sulit adalah mengukur sudah seberapa terapeutik kah kegiatan menulis Anda.
Relatif semua tingakah laku, untuk jangka panjang, lebih baik dilakukan secara sadar. Seseorang sebisa mungkin memahami apa yang sedang ia alami ketika ia melakukan sesuatu.
Sumber : editor's choice

* putri
2010-02-10 15:32:38
stuju buanget,,, aku jg tipe orang ini. dlm kondisi megecewakan, menyedihkan hal terindah untuk mengungkapkan adalah dengan tulisan..artikelnya best buanget..



COMMENTS
COUNSELLING