JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Etika Posting
31 March 2006 22:54:07

Christopher

img_rank img_foto

Join Date : 09 February 2006

Posts : 806

Saya masih bingung soal membayar perpuluhan.
Masalahnya adalah apakah hal itu masih merupakan suatu kewajiban atau sudah bukan lagi kewajiban bagi orang kristen sekarang yang hidup dalam Perjanjian Baru. Jika masih merupakan kewajiban, mengapa dalam 3 aliran besar Kekristenan yaitu Katholik, Protestan dan Pantekosta justru hanya aliran Pantekosta yang masih mewajibkan jemaatnya membayar perpuluhan ??

Jika kita membaca Alkitab, khususnya Perjanjian Lama, praktek membayar perpuluhan ini memang ada dan inilah menurut saya yang menjadi dasar bagi aliran Kekristenan yang masih mewajibkan jemaatnya membayar perpuluhan itu.
Ada beberapa ayat dalam Perjanjian Lama dan sebuah ayat dalam Perjanjian Baru yang dapat dijadikan dasar membayar perpuluhan.
Ayat-ayat itu adalah :
[Smile] Kejadian 14:16-20
[Smile] Kejadian 28:20-22
[Smile] Ulangan 14:22
[Smile] Maleakhi 3:10
[Smile] Lukas 11:42
[Smile] Matius 23:23

Bagi yang tidak mewajibkan membayar perpuluhan umumnya mendasarkan pada sebuah ayat dalam 2 Korintus 9:7 yang berbunyi sbb :

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. 2 Kor 9:7

Ayat 2 Kor 9:7 mengandung makna bahwa setiap orang yang hendak memberi persembahan bagi Tuhan tidak boleh ditentukan besarannya : Mau memberi hanya 1% saja atau 5%, 10%, 20%, 50% atau bahkan 100% dari penghasilannya itu terserah dari yang bersangkutan, asalkan diberi dengan sukacita dan kerelaan hati, maka persembahan itu berkenan di hadapan Allah.

Dalam perpuluhan, dimana sudah ditentukan bagi kita untuk memberi 10% dari penghasilan, apakah ini bukan merupakan suatu paksaan halus sehingga tidak bertentangan dengan 2 Korintus 9:7 ??

Lagi pula bagaimana cara menentukan 10% dari penghasilan kita jika kita adalah seorang pengusaha ? Dari penghasilan brutto, atau laba kotor, atau laba bersih operasi atau laba bersih operasi sebelum pajak negara, atau laba bersih operasi sesudah pajak negara ? Biaya apa saja yang boleh dan yang tidak boleh dikurangkan dalam menghitung besarnya perpuluhan yang harus dibayar ?

Masalah lain yang mengikuti hal di atas :
1. Metode perhitungan Harga Pokok Penjualan / Harga Pokok Produksi.
2. Metode perhitungan depresiasi aktiva tetap.
3. Metode penyusunan Laporan Laba-Rugi bagi perusahaan afiliasi.
4. Jika perusahaan / pengusaha mengalami kerugian pada satu periode akuntansi, apakah masih wajib membayar perpuluhan ?? Apakah kerugian itu dapat dikompensasikan pada periode akuntansi berikutnya ??
5. Periode membayar Perpuluhan ?
Apa sebulan sekali, 6 bulan sekali, setahun sekali ?
Bagaimana jika Laporan Keuangan Perusahaan belum selesai disusun (biasa molor pada akhir tahun), pemilik perusahaan (pemegang saham) harus menggunakan dasar apa membayar Perpuluhan ?


TOLONG PARA PEMBACA / PESERTA FORUM MEMBERI PENDAPAT DAN MASUKAN.





Latest update by Christopher on 31 March 2006 22:54:07

01 April 2006 19:08:22

papadino

img_rank img_foto

Join Date : 17 September 2005

Posts : 222

kalo soal perjanjian lama.. walaupun kita udah di era perjanjian baru,,, kita tetap tidak lepas dengan perjanjian lama... Tuhan Yesus datang bukan meniadakan perjanjian lama trus di ganti ama perjanjian baru.. tapi menggenapi perjanjian lama..

jadi kalo soal perpuluhan itu di perintahkan Allah.. tapi apakah kita mau menaatinya ato ngga.. selain itu memang itu merupakan kewajiban kita... 10%....

lain lagi kalo penghasilan pertama, waktu kita kerja, nah itu harus di berikan 100%... seterusnya tinggal perpuluhan... lupa di kitab mana..

Latest update by papadino on 01 April 2006 19:08:22

01 April 2006 22:15:08

archaengela

img_rank img_foto

Join Date : 08 December 2005

Posts : 4122

Di Maleakhi Smile

Latest update by archaengela on 01 April 2006 22:15:08

02 April 2006 22:00:46

flowman1

img_rank img_foto

Join Date : 02 October 2005

Posts : 1260

Trm ksh christopher, anda buka judul ini.
Aku jd sadar banyak perbedaan praktek di greja2 kita.
Lebih dr itu aku mau minta maaf terutama sm bro-sis smua yg mengimani 1/10 itu suatu kewajiban (aku pernah berpendapat lain soal yg ini). Aku menghormati 100 % praktek iman itu.
Skali lagi maaf.

Seingatku, rasanya jd sdh 2 x aku minta maaf utk perbedaan praktek keiimanan yg mendasar.

Inilah, senangnya di jawaban.com: kita bisa saling berkomunikasi, berdiskusi & selalu aja ada jalan kluar yg indah ya...

Roh Kudus memang selalu bekerja atas kita smua. Itu pasti !!!

Latest update by flowman1 on 02 April 2006 22:00:46

03 April 2006 00:49:14

Christopher

img_rank img_foto

Join Date : 09 February 2006

Posts : 806

Boleh tahu donk bro Flowman, pendapat kamu yang katamu berbeda itu ? Namanya juga ini forum buat diskusi, tukar pendapat / pandangan, jadi gak berlebihan donk kalau saya meminta kamu mau menuliskan pendapat / pandangan kamu tentang perpuluhan ini, untuk menambah wawasan kita semua yang membacanya.

OK bro, kita semua menunggu pendapat / pandangan kamu.

Latest update by Christopher on 03 April 2006 00:49:14

03 April 2006 13:54:40

solid1

img_rank img_foto

Join Date : 28 February 2006

Posts : 33

Salam kenal buat Christoper.
Saya udah pernah diskusi hal ini di Kesaksian dan Opini. Jadi saya re-post aja yach di sini.

Saya bukan orang yang anti perpuluhan. Saya setuju jika ada orang yang mendisiplin diri dalam hal perpuluhan. Tapi motivasi kita dalam memberi persembahan itu harus benar. Jangan beranggapan bahwa 10% itu milik Tuhan, kemudian kita bebas menikmati yang 90%. Ini salah besar. Setiap rupiah yang kita miliki harus bisa dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

Motivasi kita memberi persembahan seharusnya adalah karena KASIH dan UCAPAN SYUKUR bukan karena tuntutan hukum seperti yang ditulis dalam PL, karena kita tidak hidup di bawah Hukum Taurat.
Berdasarkan apa yang saya pelajari dalam Alkitab, menurut saya perpuluhan itu adalah bagian dari Hukum Taurat. Saya tuliskan perkataan Tuhan Yesus ketika mengutuk Ahli Taurat:

Mat 23:23 "Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan."

Dari ayat di atas jelas bahwa perpuluhan adalah bagian dari Hukum Taurat.
Nah, jika kita mempersembahkan perpuluhan dengan dasar karena tuntutan hukum, maka kita juga dituntut melakukan semua Hukum Taurat itu dengan sempurna. Ada yang bisa melakukan Hukum Taurat dengan sempurna? Hanya Yesus yang bisa.

Lakukanlah perpuluhan itu dengan dasar KASIH tanpa mengharapkan imbalannya. Dan jangan pernah menghakimi (mengutuk) orang yang tidak perpuluhan.

Latest update by solid1 on 03 April 2006 13:54:40

04 April 2006 08:49:24

ma_donna

img_rank img_foto

Join Date : 16 March 2006

Posts : 3110

Salam Damai Sejahtera dlm Kasih Kristus.

Perpuluhan...menurut saya sangat sangat penting kita jalankan, karena ini merupakan salah satu bentuk ketaatan kita thd Allah.

Perhatikan firman ini: "Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam" (Maleakhi 3:10-12).

Artinya ketika kita memberikan persepuluhan:
1. Hidup kita tidak akan kekurangan bahkan dijanjikan berkelimpahan,
2. Yang kita dapatkan (penghasilan) dari usaha kita tidak akan sia
krn dimakan penyakit ataupun kita kena tipu.
3. Sumber penghasilan kita akan terus berkembang/ bertambah.
4. Hidup kita akan berbahagia, artinya berapapun kekayaan
yang kita miliki, jika kita tidak taat dalam perpuluhan
kita tidak akan bahagia.
5. Kita mengaminkan berkat Tuhan, contoh kita memberikan
1/10 Rp 500.000,- berarti kita mengaminkan pengahasilan
kita adalah Rp 5.000.000,- (padahal kenyataanya Rp 3.500.000,-)

Perpuluhan sangat penting untuk kemajuan Gereja, penyebaran berita Injil , sehingga banyak jiwa boleh dimenangkan.
Dan sebaiknya kita sisihkan pertama kali sebelum penghasilan kita, kita pakai untuk belanja,jangan Tuhan malah mendapat sisa uang penghasilan kita.

Tuhan memberkati[xo][xo][xo]



Tuhan Yesus memberkati.



Latest update by ma_donna on 04 April 2006 08:49:24

05 April 2006 23:44:08

Christopher

img_rank img_foto

Join Date : 09 February 2006

Posts : 806

Salam kenal balik buat Sdr. Solid.
Membaca posting Saudara 03/04/06, jika saya tidak keliru, Anda termasuk orang yang tidak pro perpuluhan tapi juga tidak anti perpuluhan.
Jadi yaaa netral - netral begitu.

Dalam thread ini saya sengaja mengangkat topik perpuluhan ini dengan maksud para member / peserta forum bisa memberikan masukan / pendapat / pandangan yang merupakan jawaban atas pertanyaan / permasalahan tentang perpuluhan yang saya uraikan di atas, bisa jawaban salah satu bagian atau beberapa bagian atau bahkan menjawab seluruh pertanyaan / permasalahan yang saya uraikan di atas.

Oke Saudara-Saudara, saya nantikan posting-posting Anda selanjutnya.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Latest update by Christopher on 05 April 2006 23:44:08

07 April 2006 14:33:46

solid1

img_rank img_foto

Join Date : 28 February 2006

Posts : 33

Hai Christopher!!

Sebagai orang tebusan yg telah dipunyai oleh Tuhan, mestinya kita melandasi hidup kita dng KASIH. KASIH harus diterapkan pada seluruh aspek kehidupan kita. Begitu pula dalam hal memberi. Jangankan perpuluhan, jika kita memberi 100% pun jika tanpa kasih itu sia-sia. Bahkan jika kita memberi diri dibakar tanpa kasih itu sia-sia.

1 Kor 13:3 "Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku."

Kalaupun kita memberi perpuluhan seharusnya motifnya bukan karena kewajiban tetapi karena kasih kita kpd Tuhan. Dan jangan beranggapan bahwa 10% itu milik Tuhan. Hal ini kurang tepat. Karena bisa menimbulkan kesan bahwa yang 90% milik kita. Seharusnya kan 100% itu milik Tuhan.

Saran saya sih kita nggak usah pake lagi istilah perpuluhan. Lagian di PB Tuhan Yesus tidak pernah mengajarkan hal ini. Rasul Paulus pun tidak pernah mengajarkan hal ini. Jadi pake istilah persembahan saja.

Jujur saja, ajaran tentang kewajiban perpuluhan ini sangat menguntungkan buat Pendeta atau Gembala Sidang. Dengan cara ini para hamba Tuhan bisa mengeruk uang dari jemaat. Apalagi bila pakai cara mengancam dan mengutuk. Menurut saya, hal ini merupakan penipuan dan pembodohan thd jemaat.

Oh ya, saya bergereja di salah satu GBI di Jakarta yg beraliran pentakosta kharismatik dng jml jemaat 5000. Anda pasti kenal dng Gembala Sidang saya. Tapi di gerejaku tidak ada kewajiban perpuluhan. Namun kami dituntut memberi SELURUH HIDUP untuk Tuhan dan pekerjaanNya. Hal ini lebih berat daripada perpuluhan.

Latest update by solid1 on 07 April 2006 14:33:46

07 April 2006 15:56:55

zumzum

img_rank img_foto

Join Date : 21 January 2006

Posts : 15

solid

Hai Christopher!!

Sebagai orang tebusan yang di tebus hidupnya oleh Tuhan dan seluruh hidupnya pun sudah menjadi milik Tuhan. Dan kita semua yang kita miliki termasuk hidup kita ini juga milik Tuhan. Jadi perpuluhan itu haknya Tuhan dan Tuhan berhak mengambilnya. Karena Tuhanlah yang memberi dan Tuhan juga yang mengambil. Karena Tuhan mengasihi kita, Dia hanya meminta sepersepuluh dari penghasilan kita dan sisanya Tuhan percayakan kepada kita sebagai umat tebusanNya. Dia percaya yang 90% kepada kita.[Very Happy][Very Happy]
Jadi perpuluhan itu miliknya Tuhan dan hanya sepersepuluh yang Tuhan minta kepada kita. Barang siapa yang tidak mengembalikan sepersepuluh milik Nya Tuhan atau tidak jujur dalam mengembalikan persepuluhan kepada Tuhan tentulah dia akan kena kutuk atau belalang belalang akan memakan hasil milik kita Maleakhi 3:10.[Sad!][Sad!]
Jadi apakah Christopher sudah mengembalikan milikNYa Tuhan dengan benar dan jujur?[Smile][Smile][Smile]

Latest update by zumzum on 07 April 2006 15:56:55

07 April 2006 16:25:42

zumzum

img_rank img_foto

Join Date : 21 January 2006

Posts : 15

Ayo temen temen posting siapa lagi yang mau mengembalikan persepuluhan miliknya Tuhan? kalau mengembalikan harus yang jujur sebab Tuhan tidak bisa dibohongi alias Tuhan tahu apakah kita jujur atau tidak!!![Very Happy][Very Happy][Very Happy][(#)][(#)][Smile][xo]

Latest update by zumzum on 07 April 2006 16:25:42

Etika Posting